Yamaha

Jadi, Kapan Sih KJP Juni 2021 Cair? Kok Belum Masuk Rekening?

  Jumat, 11 Juni 2021   Eries Adlin
Jadi, Kapan Sih KJP Juni 2021 Cair? Kok Belum Masuk Rekening?

TEBET, AYOJAKARTA – Ternyata, sampai dengan malam ini, bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 1 periode Juni 2021 masih belum sampai ke rekening keluarga penerima manfaat.

Keluhan tentang belum masuknya KJP Plus tahap 1 periode Juni 2021 disampaikan warga DKI Jakarta melalui media sosial terutama Twitter dan Facebook.

Cipayung jakarta timur belum cair bund barusan saya cek. Apa cuma jaktim ya bun yg belum kluar?

Begitu salah satu komentar yang disampaikan warganet di grup Facebook yang berisi tentang informasi tentang bantuan pemerintah termasuk KJP Plus pada Jumat malam, 11 Juni 2021.

Seperti diberitakan Ayokarta, kepastian tentang bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus periode Juni 2021 cair mulai hari ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Waluyo Hadi.

"Pencairan KJP Plus Juni 2021 mulai dilakukan pada hari ini," ujar Waluyo Hadi ketika dihubungi Ayojakarta, Jumat 11 Juni 2021.

Namun, dari penjelasan akun Twitter resmi Pemprov DKI, @DKIJakarta, Jumat sore 11 Juni 2021, KJP Plus tahap 1 periode Juni 2021 masih dalam proses pencairan.

Pencairan dana KJP Plus tahap 1 tahun 2021 untuk bulan Juni saat ini masih dalam proses. Mohon ditunggu pengumuman pencairannya yang akan dipublikasikan melalui akun media sosial Dinas Pendidikan dan P4OP. Terima Kasih.

Pencairan dana KJP Plus dan KJMU Tahap I Tahun 2021 bulan Mei dilaksanakan pada 11 Mei 2021. Sementara April lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencairkannya pada 5 April 2021.

Demikian juga pada Maret 2021, Pemprov DKI mencairkan pada tanggal 5. Pencairan KJP Plus Februari 2021 juga dilakukan pada tanggal 5. Sementara Januari 2021 juga dicairkan pada tanggal 5.

Bantuan KJP Plus awalnya hanya dapat dicairkan per 6 bulan untuk dibelanjakan keperluan sekolah. KJP Plus digunakan secara non-tunai dengan mesin gesek EDC Bank DKI atau Jaringan Prima.

Namun pandemi Covir-19 membuat pemerintah memutuskan untuk mencairkan KJP Plus per bulan. Jumlah nominal yang akan cair per bulan sebesar:

1. Jenjang SD/SDLB/MI - Rp250.000;

2. Jenjang SMP/SMPLB/MTs - Rp300.000 ;

3. Jenjang SMA/SMALB/MA - Rp420.000;

4. Jenjang SMK - Rp450.000;

5. PKBM - Rp300.000;

6. Mahasiswa - Rp9.000.000 per semester.

Pada pencairan Mei lalu, terdapat tambahan SPP SD/SDLB, Mi Swastas untuk 5 bulan sebesar Rp130.000 per bulan. Tambahan SPP SMP/SMPLB/MTs Swastas untuk 5 bulan sebesar Rp170.000 per bulan.

Selanjutnya ada juga tambahan SPP SMA/SMALB/MA Swasta untuk 5 bulan sebesar Rp290.000 per bulan. Sedangkan tambahan SPP SMK Swasta untuk 5 bulan sebesar Rp240.000 per bulan.

KJP Plus merupakan program untuk memberikan akses bagi warga DKI Jakarta dari kalangan masyarakat tidak mampu untuk mengenyam pendidikan minimal sampai dengan tamat SMA/SMK dengan dibiayai penuh dari dana APBD Provinsi DKI Jakarta.

Untuk mengetahui status KJP Plus, kamu bisa mengakses website KJP Jakarta dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Buka Website kjp.jakarta.go.id;

2. Masukkan NIK;

3. Masukkan Tahun;

4. Pilih Tahap;

5. Klik Cek.

Pendaftaran DTKS FMOTM 2021

Bagi peserta KJP Plus dan KJMU, kamu juga bisa melalukan pendaftaran DTKS melalui sistem Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampus (FMOTM) di fmotm.jakarta.go.id/.

"Kami sarankan untuk daftar FMOTM. DTKS ini nantikan akan digunakan sebagai dasar pemberian program bantuan di Provinsi DKI Jakarta," demikian tulis P4OP.

Data DTKS ini bakal digunakan untuk penyaluran bansos mulai dari:

1. Kartu Lansia Jakarta (KLJ);

2. Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ);

3. Kartu Anak Jakarta (KAJ);

4. Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus);

5. KJMU;

6. Program Keluarga Harapan (PKH);

7. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT);

8. Bansos lainnya.

Cara Daftar DTKS via FMOTM:

1. Buka situs fmotm.jakarta.go.id

2. Buat akun baru jika belum memiliki akun

3. Usai memiliki akun, login menggunakan akun tersebut

4. Pilih menu Input Pendaftaran Baru

5. Masukkan data diri dan informasi rumah tangga ke dalam sistem

6. Simpan

Cara buat akun FMOTM:

1. Akses situs fmotm.jakarta.go.id;

2. Masukan NIK;

3. Isi nama lengkap, email yang aktif, nomor telepon dan kata sandi;

4. Klik Buat Akun.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar