Yamaha

BST Juni 2021 Kemensos via Kantor Pos & DKI Jakarta via Bank DKI Kapan Cair Ya?

  Sabtu, 12 Juni 2021   Eries Adlin
Bantuan Sosial Tunai alias BST Juni Senilai Rp300 Ribu Kapan Cair Ya? (ilustrasi)/republika.co.id/prayogi

TEBET, AYOJAKARTA – Bantuan sosial tunai alias BST senilai Rp300 ribu bagi keluarga penerima manfaat disebut-sebut akan berlanjut sampai dengan Juni 2021 ini. Namun, belum ada kepastian yang disampaikan oleh pemerintah terkait dengan rencana tersebut.

Usulan perpanjangan penyaluran BST via Kementerian Sosial (Kemensos) senilai Rp300 ribu sampai dengan Juni 2021, menurut Mensos Tri Rismaharini, sudah diajukan. Pejabat Kementerian Keuangan juga sudah menyatakan BST 2021 akan diperpanjang sampai dengan Juni ini.

Program bantuan sosial tunai untuk membantu masyarakat selama pandemi Covid-19 tersebut awalnya dirancang hanya sampai dengan April 2021. Namun, belum ada kepastian tentang waktu pencairan BST tersebut.

Hal itu juga yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Fahrudin. “Jujur, kami belum mendapatkan informasi kapan BST Rp300 ribu ini bakal cair," kata Fahrudin kepada Ayobogor, jaringan Ayojakarta, Selasa 8 Juni 2021.

Pihaknya juga mengaku tak bisa berbuat banyak mengenai pencarian BST Rp300 ribu tersebut. Sebab kebijakan pencairan bantuan bukanlah wewenangnya. 

"Kami di dinas hanya bertugas melakukan pendataan kepada masyarakat kurang mampu sebagai calon penerima. Kalau soal pencairannya itu wewenang kementrian. Kami juga belum dapat bocoran kapan BST Rp300 ribu untuk Juni ini bakal cair," akunya.

Secara umum, mekanisme pencairan BST Kemensos Rp300 ribu sama dengan sebelumnya. "Secara umum semuanya sama dengan bulan-bulan kemarin tidak ada yang berbeda. Adapun penerima bantuan dapat dicek melalui laman cekbansos.kemensos.go.id," ujarnya.

Berdasarkan data yang ada pada pihaknya, di Kota Bogor sendiri setidaknya ada 57 ribu lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang terdaftar sebagai penerima BST Rp300 ribu dari Kemensos.

Pemprov DKI Jakarta juga belum menyampaikan informasi tentang kapan pencairan BST Rp300 ribu untuk warga Ibu Kota. Selain bantuan yang disalurkan Kemensos melalui Kantor Pos, BST juga dikucurkan oleh Pemprov DKI melalui Bank DKI.

Ahli Waris

Terkait dengan penyaluran BST senilai Rp300 ribu, ada perubahan kebijakan yang dilakukan pemerintah terkait dengan penerima yang ternyata telah meninggal dunia.

Untuk penyaluran BST Kemensos senilai Rp300 ribu untuk Mei dan Juni 2021, ahli waris penerima yang meninggal dapat mencairkan bantuan tersebut. Pada penyaluran periode sebelumnya hal itu tidak bisa dilakukan.

Kepala Bidang Perlindungan Sosial Keluarga dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Bogor Sumartini mengatakan, kebijakan tersebut diambil pemerintah berdasarkan hasil evaluasi pendistribusian BST Kemensos Rp300 pada April lalu.

Berdasarkan hasil evaluasi pendistribusian BST Kemensos Rp300 April kemarin, diperbolehkannya ahli waris melakukan pencairan, lantaran keluarga yang ditinggalkan tetap memerlukan BST Kemensos Rp300 tersebut meski penerimanya meninggal dunia.

"Kalau periode April kemarin, saat penerima BST Kemensos Rp300 meninggal dunia secara otomatis bantuan ini akan kembali ke kas negara. Nah kalau periode Mei hingga Juni ini bisa diwakilkan oleh ahli warisnya, karena beberapa pertimbangan. Tapi tetap ada syaratnya," katanya kepada Ayobogor, Jumat 21 Mei 2021.

Setidaknya ada beberapa syarat yang mesti dilakukan dan dipenuhi oleh ahli waris, saat hendak melakukan pencarian BST Kemensos Rp300 ribu. Mulai dari melampirkan KTP penerima yang meninggal dunia hingga melampirkan Kartu Keluarga (KK).

"Jadi saat pencairan, minimal ahli waris ini harus berada dalam satu KK dengan penerima yang meninggal duni. Serta melampirkan KTP penerima, sebagai bukti kalau ia betul-betul berstatus sebagai penerima BST Kemensos Rp300," ujarnya. 

Berikut syarat-syarat yang mesti dipenuhi ahli waris saat akan melakukan pencairan BST Kemensos Rp300 ribu:

1. Menunjukkan KTP penerima (yang meninggal dunia)

2. Menunjukkan KTP ahli waris (yang mewakilkan pencairan)

3. Melampirkan KK 

4. Antara ahli waris dan penerima BST Kemensos harus berada dalam satu KK yang sama

5. Antara ahli waris dan penerima BST Kemensos tidak boleh berada di KK berbeda (Yogi Faisal)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar