Yamaha

Ini 5 Kesalahan yang Bikin Berat Badan Tak Pernah Turun Meski Sudah Diet

  Kamis, 22 Juli 2021   Husnul Khatimah
Ilustrasi (Pixabay)

TEBET, AYOJAKARTA -- Menurunkan berat badan bukanlah hal yang mudah. Terkadang, seseorang sudah melakukan perubahan pola makan hingga olahraga, namun berat badan tak kunjung menurun.

Ketidakberhasilan ini bisa dipengaruhi oleh beberapa kesalahan yang dilakukan tanpa sadar ketika seseorang sedang berdiet. Pelatih olahraga dan bintang fitness Youtube Jeff Cavaliere mengungkapkan ada lima kesalahan paling umum yang perlu dihindari agar proses penurunan berat badan sukses. Berikut ini adalah kelima hal tersebut, seperti dilansir Fit and Well, Rabu (21/7).

Olahraga Bukan Jalan Pintas Penurunan Berat Badan
Banyak orang mengira bahwa olahraga dapat memberikan hasil penurunan berat badan yang instan. Terlebih, ketika seseorang ingin mengurangi lemak berlebih pada area tubuh tertentu saja seperti melakukan sit up agar mendapatkan pinggang yang lebih ramping.

"Anggapan bahwa olahraga merupakan jalan tercepat untuk menurunkan berat badan itu keliru," jelas Cavaliere.

Menurut Cavaliere, kunci utama dalam penurunan berat badan adlaah pola makan atau diet. Cavaliere menyarankan agar orang-orang yang sedang menurunkan berat badan fokus pada perubahan pola makan mereka, mengonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan kebutuhan, dan memilih jenis makanan yang sehat.

Kardio dengan Perut Kosong
Melakukan olaharaga dalam kondisi perut kosong merupakan salah satu tren penurunan berat badan yang populer. Alasannya, cara ini dinilai dapat mendorong tubuh untuk membakar lemak.

Akan tetapi, melakukan olahraga kardio seperti lari dalam kondisi perut kosong dapat memberikan pengalaman yang buruk. Selain itu, beberapa studi menunjukkan bahwa metode ini tidak memberikan perbedaan dalam hal pembakaran lemak.

Cavaliere mengatakan seseorang akan lebih bisa menikmati sesi olahraga dalam keadaan tidak lapar. Sebaliknya, memaksakan diri berolahraga dalam kondisi perut kosong terus-menerus dapat memunculkan ketidakonsistenan dalam berolahraga.

Kesalahan "Clean Eating"
Ayam, ikan, sayuran, dan nasi merupakan makanan yang lebih sehat dan bergizi bila dibandingkan dengan makanan seperti pizza atau pie. Akan tetapi, cara pengolahan dan penambahan bahan yang keliru dapat membuat makanan-makanan sehat ini menjadi kurang baik untuk dikonsumsi.

Sebagai contoh, ayam dan ikan yang diolah dengan cara digoreng dan dibaluri tepung bukanlah opsi makanan yang cocok untuk menurunkan berat badan. Sebaliknya, ayam dan ikan yang ditumis dengan sedikit minyak atau dipanggang dapat menjadi salah satu menu andalan dalam berdiet.

Terpaku Diet Populer
Ada cukup banyak jenis diet populer yang menjanjikan penurunan berat badan dengan cepat seperti diet keto, atkins, atau intermitten fasting. Diet yang penuh dengan restriksi memang dapat membuat berat badan menurun lebih cepat namun tak bisa dipertahankan.

Cavaliere lebih merekomendasikan perubahan pengaturan pola makan atau diet yang bisa dipertahankan dalam jangka panjang. Cara ini akan memberikan hasil penurunan berat badan yang bisa dipertahankan meski membutuhkan waktu yang lebih lama.

Membuat Target Waktu
Hari ulang tahun, pernikahan, atau perkumpulan sosial seringkali menjadi target waktu untuk program penurunan berat badan. Banyak orang yang mau melakukan apa pun agar berat badan mereka turun sebelum hari-hari istimewa tersebut tiba. Akan tetapi, mereka biasanya akan kembali mengalami kenaikan berat badan setelah hari istimewa tersebut berlalu.

Cavaliere menekankan bahwa perubahan gaya hidup yang perlahan dan berkelanjutan merupakan opsi terbaik, dibandingkan perbaikan singkat. Cavaliere menyarankan agar seseorang yang sedang menurunkan berat badan tidak membuat target tanggal khusus. Menurut Caliere, pola hidup yang sehat harus dipertahankan sepanjang hidup, bukan hanya sementara.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar