Yamaha

Anies Keluarkan Aturan PPKM Level 4, Ini Isinya

  Kamis, 22 Juli 2021   Aini Tartinia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan / dok. Suara.com

GAMBIR, AYOJAKARTA - Pemerintah pusat tidak lagi menggunakan istilah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, melainkan berganti nama menjadi PPKM Level 4.

Mendukung hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 925 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Desease 2019 selama 5  hari sejak 21 Juli hingga 25 Juli 2021.

"Insya Allah, ikhtiar kita semua bisa membuahkan hasil dalam lima hari ke depan jika kita mampu bersama-sama untuk disiplin," kata Anies dalam keterangan yang diterima Ayojakarta, Kamis 22 Juli 2021.

Secara garis besar, aturan yang diterapkan masih sama yakni membatasi kegiatan masyarakat untuk menekan penularan Covid-19.

Adapun perbedaan pada PPKM Level 4 nampak dari aturan bekerja dari kantor untuk sektor esensial dan kritikal hingga jam operasional tempat usaha.

Sementara untuk Sektor non esensial 100% masih diwajibkan untuk bekerja dari rumah alias work from home (WFH).

Untuk sektor esensial keuangan dan pelayanan masyarakat diizinkan bekerja dari Kantor atau work from office (WFO) sebesar 50% dan perkantoran WFO sebesar 25%. 

Sedangkan untuk sektor kritikal di antaranya kesehatan dan keamanan serta transportasi diizinkan 100% WFO dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

 

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar