AYOJAKARTA.COM - YouTuber Ria Ricis melahirkan putri pertamanya dengan Teuku Ryan, Selasa (26/7/2022), di RSIA Bina Media Bintaro, Jakarta Selatan.
Ria Ricis sempat mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa melakukan persalinan pervaginam atau secara normal karena air ketuban habis.
Hal tersebut telah diungkapkannya melalui video YouTube yang diunggahnya dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com, Rabu (27/7/2022).
"Kita udah (pergi) ke tiga rumah sakit, empat dokter menyarankan untuk tindakan aja. Air ketubannya habis. Jadi, si bayinya nyantel di perut aku. Katanya bayinya udah enggak nyaman, udah stres gitu di dalem perut," ujar Ria Ricis, dikutip dari YouTube Ria Ricis Official.
Baca Juga: Lewat Instagram Pribadinya, Teuku Ryan Bagikan Potret Tangan Mungil Buah Hatinya Bersama Ria Ricis
Air ketuban yang sedikit atau habis (oligohidramnion) menjelang persalinan dialami sekitar empat persen ibu hamil.
Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, sebab air ketuban berguna untuk melindungi serta mendukung perkembangan janin.
Menurut Alodokter, idealnya volume air ketuban di usia kehamilan 12 minggu adalah sekitar 60 mililiter.
Namun, seiring perkembangan janin, volume akan terus meningkat sampai 34-38 minggu. Setelahnya, jumlah akan menurun.
Oligohidramnion paling sering terjadi pada trimester ketiga.
Tetapi tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada usia kehamilan yang lebih awal.
Baca Juga: dr Zaidul Akbar Ungkap Resep Agar Stamina Pria Kuat Saat di Ranjang, Hanya Pakai Bumbu Dapur ini
Penyebab Air Ketuban Sedikit atau Habis
Berikut faktor yang dapat menyebabkan volume air ketuban sangat sedikit:
1. Sistem kemih janin tidak berkembang sempurna
Bila sistem kemih dan ginjal gagal berkembang, maka janin akan menghasilkan sedikit urine.
Padahal, urine janin merupakan komponen utama air ketuban saat memasuki trimester kedua.
2. Gangguan plasenta
Gangguan plasenta seperti solusio plasenta dapat menyebabkan aliran darah dan asupan nutrisi untuk janin terhambat.
Ini menyebabkan produksi urine janin terganggu, sehingga jumlah air ketuban menjadi sedikit.
3. Ketuban pecah dini
Robekan kecil pada kantung ketuban bisa menyebabkan cairan ketuban merembes keluar dari rahim.
Bila masalah ini dibiarkan, volume air ketuban akan berkurang atau bahkan habis, hingga menyebabkan gangguan pada janin.***