AYOJAKARTA.COM - Berhubungan suami istri adalah salah satu kunci keharmonisa dalam berumah tangga.
Artikel ini akan membahas mengenai cara berhubungan suami istri yang baik dan benar.
Kebanyakan pasangan suami istri kurang memahami dan kurang memperhatikan bagaimana memberikan servis kepada pasangan.
Sehingga hubungan suami istri dilakukan dengan terburu-buru yang pada akhirnya salah satu pasangan tidak merasakan kepuasan.
Jika anda berpikir bahwa seks adalah kemampuan alamiah yang tidak perlu dipelajari anda salah besar.
Seks tetap harus dipelajari untuk mengetahui cara dalam meraih kepuasan bersama.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Bukandoktercinta pada Rabu(27/7/2022), dokter Dina Oktaviani atau yang akrab disapa dokter Dinasyah ini membagikan cara berhubungan suami istri yang baik dan benar.
Baca Juga: Detox ala dr Zaidul Akbar, Lakukan Ketika Muncul Ciri-Ciri Ini dalam Tubuh
Berikut adalah penjelasannya:
1. Fokuskan pikiran
Jauhkan hal-hal yang dapat mengganggu pikiran anda.
Sebaiknya matikan terlebih dahulu alat elektronik seperti hp, dan televisi.
Hal ini agar anda bisa lebih fokus dengan pasangan, sehingga sebelum atau pada saat melakukan hubungan suami istri pikiran tidak kemana-mana.
2. Ciptakan mood atau suasana yang baik
Hal ini agar pada saat berhubungan tidak ada rasa terpaksa dan menjadikan pasangan lebih relaks dan happy, sehingga nantinya dengan mudah bisa berhubungan suami istri dengan baik.
3. Jaga kebersihan diri masing-masing
Untuk para pria bisa mencukur kumis anda terlebih dahulu agar terlihat lebih tampan, menggunakan parfum favorit pasangan, atau bisa juga melakukan mandi bersama sehingga meningkatkan gairah dalam berhubungan.
Hal ini juga bisa dilakukan agar hubungan suami istri tidak monoton dan bosan.
4. Lakukan foreplay
Lakukanlah pemanasan sebelum memulai hubungan suami istri.
Sehingga anda atau pasangan siap untuk melakukan penetrasi.
Lalu apakah foreplay wajib?
Apa sebenarnya tujuan utama dari foreplay ini?
Tujuannya adalah agar pasangan dapat mencapai klimaks saat berhubungan, menghindari hubungan yang pasangannya masih kering atau belum on, menghindari terjadinya iritasi, luka, bahkan infeksi.
Selain itu juga dapat menambah keintiman dalam meningkatkan hasrat ketika berhubungan suami istri.
Foreplay bisa dilakukan dengan banyak hal seperti fisik dan verbal.***