Sehat

Penyebab Cacar Monyet, Penyakit Menular yang Gejala Awalnya Mirip Cacar Air

Oleh: Redaksi Selasa 28 Jun 2022, 20:32 WIB
Gambar Seputar cacar monyet/Monkeypox virus

AYOJAKARTA.COM - Belakangan penyakit cacar monyet ramai jadi perbincangan.

Penyakit ini memiliki gejala awal mirip dengan cacar air dan dapat menular.

Beberapa negara bahkan telah terjangkiti penyakit ini.

Mari ketahui apa saja penyebab cacar monyet dan bagaimana cara menghindarinya seperti dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com dengan judul Ketahui Apa Saja Penyebab Cacar Monyet, Jangan Sampai Tertular!

Cacar monyet sebenarnya berawal menjadi penyakit endemik di daerah Afrika Tengah dan Barat.

Pertama kali ditemukan tahun 1958 silam, saat wabah cacar marak menyerang kumpulan kera yang sengaja dipelihara di dalam laboratorium milik suatu institusi kesehatan untuk penelitian.

Baca Juga: Studi Ungkap Cacar Monyet Bermutasi 12 Kali Lebih Cepat, Begini Dampaknya bagi Penderita

Kasus cacar monyet pertama yang terjadi pada manusia terjadi pada tahun 1970, tepatnya di Republik Demokratik Kongo.

Orang yang terinfeksi virus cacar monyet akan mulai menunjukkan gejala pertamanya setelah 6-16 hari setelah paparan.

Periode ketika virus belum aktif memperbanyak diri di dalam tubuh ini dikenal dengan masa inkubasi, di mana masa inkubasi virus cacar monyet ini bisa berkisar antara 6-13 hari.

Namun, bisa juga terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang, yaitu 5-21 hari.

Meskipun tidak memunculkan gejala, namun seseorang tetap bisa menularkan virus cacar monyet kepada orang lain.

Gejala awal penyakit cacar monyet ini sama dengan cacar air yang disebabkan oleh infeksi virus, yaitu memunculkan gejala mirip penyakit flu.

Dilansir dari WHO, kemunculan gejala cacar monyet ini terbagi dalam dua periode infeksi, yaitu periode invasi dan periode erupsi kulit.

Baca Juga: Waspada Cacar Monyet, Gejala Awalnya Mirip Cacar Air dan Dapat Menular

Memangnya, apa saja penyebab cacar monyet?

Virus cacar monyet ini merupakan virus yang berasal dari hewan (virus zoonosis).

Diketahui, virus ini pada awalnya ditransmisikan oleh gigitan hewan liar seperti tupai.

Kemudian, para peneliti juga menemukan bahwa virus ini menginfeksi sekelompok monyet yang sedang diteliti.

Dari sinilah, penyakit ini akhirnya dinamakan cacar monyet.

Virus cacar monyet ini berasal dari genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae, di mana virus ini termasuk dalam genus Orthopoxvirus meliputi virus variola penyebab cacar (smallpox), virus vaccinia (yang digunakan dalam vaksin cacar), dan virus cacar sapi.

Sebagian besar kasus cacar monyet yang dialami manusia disebabkan karena penularan dari hewan.

Virus yang berasal dari hewan dapat memasuki tubuh manusia melalui luka terbuka di kulit, saluran pernapasan, selaput lendir, hingga mukosa (air liur).

Siapa pun yang belum pernah terinfeksi virus penyebab cacar monyet berpeluang untuk mengalami penyakit ini, tetaplah waspada!***Rishna Maulina Pratama (Suara.com)

Reporter Redaksi
Editor Fathul Amanah