Sehat

Awas Sakit Perut Jika Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa atau Sahur, Ini Penyebabnya

Oleh: Redaksi Selasa 05 Apr 2022, 13:30 WIB
ilustrasi sakit perut yang disebabkan makanan berlebihan saat berbuka puasa atau sahur.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Sakit perut merupakan masalah umum yang dialami banyak orang. Apalagi saat bulan puasa seseorang menjadi lebih mudah sakit perut.

Ada banyak faktor yang bisa membuat seseorang sakit perut, ada yang dikarenakan hal sepele namun ada juga yang ada dapat menjadi indikasi masalah kesehatan yang serius, dan perlu perhatian medis segera.

Intoleransi makanan juga bisa jadi penyebab sakit perut setelah makan.

Sakit perut bisa terjadi kapan saja, bahkan setelah makan. Seperti dilansir dari Times of India melalui Himedik.com, Selasa (5/4/2022), berikut beberapa penyebab sakit perut setelah makan: 

Baca Juga: Bukan Sakit Perut Biasa, Kenali Gejala Radang Usus Buntu

1. Makan Berlebihan

Alasan paling umum kenapa Anda sakit perut setelah makan adalah makan berlebihan. Rata-rata perut kita hanya bisa menampung sekitar 1 atau 2 cangkir makanan.

Dan ketika makan lebih dari itu, perut akan mengembang untuk memberi ruang bagi makanan ekstra. Inilah yang akhirnya menyebabkan ketidaknyamanan dan sakit perut.

2. Makan Terlalu Cepat

Alasan umum lainnya mengapa Anda sakit perut adalah karena kamu makan terlalu cepat. Saat kamu menelan makanan terlalu cepat, kamu juga menelan udara ekstra bersama dengan makanan.

Ketika gas mencapai perut, itu menyebabkan gas membuat perut terasa kembung.

Akibatnya, perut terlihat besar dan juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Selain itu, kondisi ini juga dapat menghalangi tubuh untuk menyerap nutrisi.

Baca Juga: Bukan Sakit Perut Biasa, Kenali Gejala Radang Usus Buntu

3. Intoleransi Makanan

Kram perut, diare, dan muntah juga merupakan tanda-tanda intoleransi makanan. Intoleransi makanan adalah kondisi kesehatan di mana tubuh tidak mampu mencerna bahan-bahan tertentu dari makanan.

Jadi, ketika makanan tersebut dikonsumsi, tubuh memicu reaksi yang menyebabkan berbagai masalah terkait perut.

Ini adalah kondisi medis yang serius dan membutuhkan perhatian medis yang tepat.

4. Gangguan Pencernaan

Kelebihan asupan kopi, alkohol, makanan pedas, dan asam, dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Itu berarti makanan ini dapat mempersulit tubuh untuk mencerna makanan dan mengubahnya menjadi glukosa.

Akibatnya, kamu mungkin merasa kembung dan mual.

Beberapa orang bahkan mungkin menderita masalah gangguan pencernaan karena beberapa kondisi kesehatan yang mendasarinya, seperti sindrom nyeri epigastrium (EPS) dan sindrom gangguan pasca-prandial (PDS).

Baca Juga: Kondisi Terkini AKBP Dermawan Karosekali usai Dikeroyok Massa PP, Ditlantas Polda Metro: Luka Robek di Perut

5. Batu Empedu

Batu empedu mengacu pada endapan kecil, keras, seperti kristal yang terbentuk di kantong atau saluran empedu.

Kristal mungkin mulai menumpuk karena terlalu banyak kolesterol di dalam empedu, membuat fungsi kandung empedu menjadi tidak normal, atau karena penyebab lain.

Batu empedu ini dapat menyebabkan rasa sakit setelah makan, terutama jika makanan kamu tinggi lemak.

Nyeri kandung empedu juga dapat menyebabkan peradangan dan mungkin memerlukan perhatian medis segera.

Reporter Redaksi
Editor Rahajeng Pramesi