Sehat

3 Cara Mengatur Olahraga dan Makanan Diabetes Tipe 2

Oleh: Admin Senin 31 Agu 2020, 16:33 WIB
Kesulitan mengatur gaya hidup baru pasca diagnosis diabetes tipe 2? Simak 3 trik mengatur olahraga dan makanan berikut ini! (Pixabay/Daniel Reche)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Diabetes adalah penyakit di mana kadar gula dalam tubuh melebihi tingkat normal. Ada 2 tipe diabetes yang berbeda bukan hanya dari penyebab, melainkan juga pengobatan.

Apabila Anda menderita diabetes tipe 2, bacalah artikel ini untuk tahu cara mengatur olahraga & makanan yang Anda perlukan.

Diabetes tipe 2 sendiri adalah tipe diabetes di mana sel-sel tubuh Anda tidak merespon hormon insulin. Padahal, biasanya kadar hormon insulin dalam tubuh penderitanya normal.

Penyebab-penyebab paling umum diabetes ini adalah gaya hidup kurang aktif, obesitas, dan pertambahan usia. Biasanya, penderita diabetes ini berusia lebih dari 40 tahun.

Berikut cara untuk mengatur olahraga dan makanan yang Anda perlukan sebagai penderita diabetes tipe 2.

1. Kenali penyebab Anda makan.

Diabetes adalah penyakit di mana Anda harus sungguh-sungguh mengatur makanan Anda.

Namun, pada kenyataannya, banyak penderita diabetes yang kesulitan. Ngidam, makan terlalu banyak, dan hubungan tidak sehat dengan makanan kerap terjadi.

Untuk itu, Anda harus mampu menyadari situasi tubuh Anda bukan hanya secara pengetahuan, melainkan emosional dan psikologis.

Saat Anda akan mengambil sepotong brownie dari kulkas, pikirkan asal usul keinginan Anda memakan brownie itu.

Apakah Anda bosan? Lelah? Stres? Makanan itu dijadikan “reward” untuk Anda? Mengenang masa lalu? Apakah itu karena Anda makan bebas di akhir minggu setelah diet di hari-hari sebelumnya? Kurang makan saat siang hari?

Apakah alasan utama Anda memilih makanan tinggi akan gula, lemak, dan diproses?

Saat Anda sudah tahu penyebabnya, tanya diri Anda sendiri solusi lain untuk setiap masalah. Bisa saja Anda meditasi, jalan-jalan, minum teh, atau tidur lebih cepat.

2. Buat cita-cita realistis saat berolahraga.

Diabetes tipe 2 biasanya disebabkan oleh gaya hidup kurang aktif berkepanjangan. Akibatnya, sulit apabila Anda tiba-tiba berolahraga berat karena perubahan yang terlalu ekstrem.

Caranya, buatlah jadwal olahraga. Misalnya, setiap Minggu sore, buatlah blok jam-jam khusus berolahraga.

Kemudian, carilah sistem pertanggungjawaban. Misalnya, Anda bisa mengajak teman berjalan bersama atau pelatih pribadi di gym. Dukungan seperti ini dapat membantu di hari-hari Anda kehilangan motivasi berolahraga.

Mulailah perlahan-lahan dan sedikit-sedikit. Contohnya, di minggu pertama Anda olahraga 2 hari selama 20 menit. Di minggu ketiga, cobalah Anda berolahraga 3 hari selama 20 menit. Minggu keempat, buatlah jadi 4 hari.

3. Refleksi diri.

Kunci utama untuk memastikan usaha Anda berjalan baik adalah merefleksikan diri. Apabila kesehatan tubuh Anda tidak berubah, carilah tindakan apa yang membuatnya tidak berubah.

Tidak akan ada yang berubah apabila Anda terus melanjutkan pola makan dan olahraga yang tidak menghasilkan perubahan.

Catatlah kesulitan-kesulitan Anda dalam mengatur kesehatan Anda sehingga Anda bisa mencari solusi dengan komprehensif. (Farah Tifa Aghnia)

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono