Sehat

Kopi Tidak Selalu Buruk bagi Kesehatan, Ini Penjelasannya

Oleh: Admin Jumat 21 Agu 2020, 14:21 WIB
ilustrasi penyajian kopi (Unsplash.com/Mike Kenneally)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Banyak orang yang terbiasa minum kopi setiap hari. Data di AS memperlihatkan, 64% orang Amerika minum setidaknya satu cangkir sehari, data yang hampir tidak berubah sejak tahun 90-an.

Terlepas dari peringatan ahli bahwa kopi mungkin tidak baik bagi tubuh, orang-orang tetap setia meminumnya. Beruntung, sains selalu berkembang sesuai keinginan. Penelitian menunjukkan bahwa kopi mungkin memiliki efek positif pada tubuh.

Dilansir dari Time, berikut efek positif dan negatif kopi bagi kesehatan.

Apakah kopi buruk untukmu?

Sejak dulu, para ahli memperingatkan untuk menghindari kopi karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan menghambat pertumbuhan.

Para ahli khawatir orang-orang bisa menjadi kecanduan energi yang disediakan kafein dalam jumlah tinggi, membuat mereka butuh lebih banyak kopi karena orang menjadi toleran terhadap jumlah kafein yang lebih tinggi.

Mereka juga khawatir kopi berefek pada kerusakan saluran pencernaan, yang bisa menyebabkan sakit maag, mulas dan lain-lain.

AYO BACA : 5 Manfaat Minum Kopi untuk Kesehatan Tubuh

Semua kekhawatiran ini muncul dari penelitian yang dilakukan beberapa dekade lalu yang membandingkan peminum kopi dan bukan peminum pada sejumlah tolak ukur kesehatan, termasuk masalah jantung dan kematian. Peminum kopi tampaknya selalu lebih buruk hasilnya.

Tapi ternyata kopi bukanlah penyebab utama. Studi tersebut tidak memerhatikan faktor lain yang dapat menyebabkan kesehatan memburuk, seperti merokok, minuman keras, dan kurangnya aktivitas fisik.

Jika orang yang minum banyak kopi ternyata juga memiliki kebiasaan tidak sehat lainnya, tidak jelas apakah kopi bertanggung jawab atas masalah jantung atau kematian yang lebih tinggi.

Pemahaman tersebut menyebabkan reputasi kopi tidak lagi buruk. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa setelah menetapkan penyesuaian tepat untuk faktor perancu, peminum kopi tampaknya tidak memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena masalah jantung atau kanker daripada orang yang tidak minum kopi.

Studi terbaru juga tidak menemukan hubungan yang signifikan antara kafein dalam kopi dan masalah terkait jantung seperti kolesterol tinggi, detak jantung tidak teratur, stroke, atau serangan jantung.

Apakah kopi baik untukmu?

Studi menunjukkan, orang yang minum kopi secara teratur mungkin memiliki risiko 11% lebih rendah terkena diabetes tipe 2 daripada bukan peminum, berkat kandungan dalam kopi yang dapat memengaruhi kadar hormon yang terlibat dalam metabolisme.

AYO BACA : 4 Manfaat Kopi yang Luar Biasa

Dalam sebuah penelitian besar yang melibatkan puluhan ribu orang, para peneliti menemukan orang yang minum dua hingga empat cangkir kopi memiliki risiko stroke yang lebih rendah. Pakar jantung mengatakan manfaatnya mungkin berasal dari efek kopi yang menjaga pembuluh darah tetap fleksibel dan sehat dan dapat mengurangi risiko aterosklerosis yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Kopi juga tinggi antioksidan, dikenal dapat melawan kerusakan oksidatif yang menyebabkan kanker. Hal tersebut mungkin menjelaskan mengapa beberapa penelitian menemukan peminum kopi memiliki risiko kanker hati lebih rendah.

Kopi bahkan dapat membuat hidup lebih lama. Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 208.000 pria dan wanita menemukan orang yang minum kopi secara teratur lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal sebelum waktunya dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Para peneliti percaya bahwa beberapa bahan kimia dalam kopi dapat membantu mengurangi peradangan, yang telah diketahui berperan dalam sejumlah masalah penuaan, termasuk demensia dan Alzheimer. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa kopi dapat memperlambat proses metabolisme yang mendorong penuaan.

Satu sisi negatifnya adalah orang mungkin menjadi tergantung pada kafein. Gejalanya seperti sakit kepala, emosional, dan kelelahan, menyerupai gejala orang yang baru saja rehabilitasi dari narkoba.

Meskipun terdengar menyeramkan, gejala kecanduan kafein tidak terlalu mengkhawatirkan karena cenderung hilang dalam satu hari dan masih dapat ditoleransi.

Berapa banyak konsumsi kopi yang aman?

Seperti kebanyakan makanan, terlalu banyak kopi dapat menyebabkan masalah, terutama pada saluran pencernaan. Tetapi penelitian menunjukkan minum hingga empat cangkir kopi 8 ons per hari merupakan batas aman.

Mematuhi batasan tersebut seharusnya tidak sulit bagi para peminum kopi, karena kebanyakan dari mereka hanya minum secangkir per hari. Moderasi adalah kuncinya. Menikmati kopi dalam jumlah yang wajar mungkin saja menjadi salah satu hal paling sehat yang dapat kamu lakukan. (Fariza Rizky Ananda)

AYO BACA : 4 Manfaat Kulit Kentang untuk Perawatan Wajah Alami

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono