Sehat

Sampai Kemarin Sudah 2.160 Warga Jakarta yang Akses Layanan Kesehatan Jiwa

Oleh: Admin Selasa 05 Mei 2020, 17:09 WIB
Ilustrasi penderita gangguan mental. (republika/pexels)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pandemi COVID-19 mengubah rutinitas sehari-hari mayoritas orang Jakarta. Aturan yang mengharuskan orang menjaga jarak dalam pergaulan sosial akhirnya berdampak kepada kesehatan psikis warga.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah mengantisipasi lonjakan kasus gangguan mental akibat protokol yang ketat di masa wabah. Karena itu Dinkes menyediakan layanan khusus kesehatan mental bagi warga Jakarta terdampak COVID-19.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan, sampai 4 Mei kemarin tercatat sebanyak 2.160 orang sudah mendapatkan layanan ini. 

Pasien layanan mental ini terdiri dari Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta keluarganya.

"Layanan kesehatan jiwa ini untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. Tercatat 2.160 pasien yang sudah mendapatkan layanan," ujar Ani di Balai Kota Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Konsultasi bisa dilakukan secara virtual melalui situs https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id . Layanan ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis untuk mereka yang merasa mengalami tekanan mental akibat pandemi.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom