Sehat

BPOM: Belum Ada Obat Herbal Sembuhkan Covid-19 Berizin

Oleh: Admin Selasa 05 Mei 2020, 13:28 WIB
[Ilustrasi] BPOM menyatakan belum ada obat herbal yang sembuhkan infeksi Covid-19. (dok)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengklarifikasi makin maraknya pemanfaatan produk herbal, terutama yang bisa menyembuhkan infeksi Covid-19.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan obat herbal yang telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE) BPOM maka produk tersebut telah dilakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, khasiat, dan mutunya. Klaim khasiat suatu obat herbal harus dibuktikan, baik berdasarkan data empiris atau secara ilmiah melalui uji pra klinik dan uji klinik. 

"Apabila suatu produk herbal terbukti berkhasiat untuk mengobati suatu penyakit, maka klaim khasiat tersebut akan tertera pada label/desain kemasan produk," ujarnya, Selasa (5/5/2020).

Sampai saat ini BPOM tidak pernah memberikan persetujuan klaim khasiat obat herbal yang dapat mengobati segala jenis penyakit, termasuk infeksi virus Covid-19.  

Untuk itu, BPOM mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati dan tidak mudah percaya iklan atau pernyataan seseorang yang menyatakan bahwa obat herbal ampuh mengobati Covid-19. 

Untuk tips menggunakan produk herbal secara aman dan tepat antara lain Cek KLIK, pastikan Kemasan dalam kondisi baik, baca seluruh informasi pada Labelnya, pastikan ada Izin edar dari Badan POM, dan pastikan tidak melewati masa Kedaluwarsa.

"Konsultasi terlebih dahulu ke dokter apabila memiliki riwayat penyakit tertentu. Perhatikan peringatan/perhatian yang tercantum pada label. Serta membaca dengan teliti aturan pakai produk," katanya.  

Produk herbal yang telah memiliki NIE dapat dicek melalui website https://cekbpom.pom.go.id/. Jika masyarakat menemukan produk yang mencurigakan atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, hubungi Contact Center HALO BPOM 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, WhatsApp 0811-9181-533, e-mail halobpom@pom.go.id, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono