Sehat

Kenali Makanan Favorit Terhadap Kondisi Kesehatan

Oleh: Admin Jumat 01 Mei 2020, 11:17 WIB
[ilustrasi] minuman es cokelat (ist)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Makanan favorit. Tentu kita semua memilikinya, akan ada momen di mana sangat menginginkan makanan tersebut atau biasa disebut mengidam.

Seperti saat di tengah malam, tiba-tiba saja ingin mengunyah keripik asin atau keinginan luar biasa untuk menyantap es cokelat. Memang rasanya sulit untuk berhenti memikirkan sesuatu yang sangat Anda sukai.

Tetapi jika memiliki keinginan berulang untuk makanan tertentu (biasanya tidak sehat), itu bisa jadi merupakan pertanda tubuh Anda akan sesuatu yang sedikit tidak sinkron di dalam tubuh.

Melansir dari Cosmopolitanme (11/1/2020) ahli gizi Jo Travers BSc RD MBDA juga dikenal sebagai The London Nutritionist, membeberkan pendapatnya tentang mengidam makanan terhadap kondisi kesehatan tubuh seseorang.

Berikut penjelasannya:

1. Makanan asin atau tinggi garam

Garam atau natrium diperlukan untuk fungsi otot dalam tubuh. Untuk sebagian besar kasus, hasrat garam hanyalah preferensi pada saat itu untuk sesuatu yang gurih dan sama sekali tidak perlu dikhawatirkan.

Kadang-kadang, keinginan konsumsi makanan asin dapat menjadi cara tubuh Anda mencoba untuk memperbaiki ketidakseimbangan mineral dalam tubuh, seperti dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolit, misalnya.

Keduanya dapat disebabkan oleh muntah dan diare atau berkeringat berlebih.

2. Makanan manis atau tinggi gula

AYO BACA : Ini Jenis Olahraga Disarankan saat Puasa

Ketika Anda sangat ingin menyantap makanan tinggi gula seperti donat, bisa jadi itu adalah cerminan dari kondisi gulah darah Anda.

Jo menuturkan, mengidam makanan manis kemungkinan besar disebabkan karena gula darah Anda rendah.

"Gula adalah cara paling efisien bagi tubuh untuk menghasilkan energi. Jadi ketika Anda kekurangan energi, Anda mungkin menginginkan sesuatu yang manis. Masalahnya, ketika Anda meraih camilan manis, itu dapat membuat gula darahmu melonjak, yang kemudian diikuti keinginan konsumsi makanan manis yang semakin tinggi," ucap Jo.

Untuk menghindari hal tersebut, Jo menyarankan agar Anda mencoba menahan konsumsi karbohidrat secara teratur sepanjang hari untuk menjaga keseimbangan gula darah Anda.

Jika Anda memiliki makanan manis, cobalah untuk mengonsumsinya bersama hidangan lain, sehingga dapat mengurangi risiko lonjakan gula.

3. Cokelat

Banyak yang mengatakan bahwa keinginan makan cokelat menandakan kurangnya kandungan magnesium dalam tubuh. 

Namun, meskipun cokelat memang mengandung magnesium, ada makanan lain yang merupakan sumber magnesium yang jauh lebih baik.

Jo percaya, keinginan makan cokelat juga dapat mencerminkan gula darah rendah pada seseorang.

Selain itu, kebutuhan akan cokelat juga bisa menjadi indikator stres pada seseorang.

AYO BACA : 5 Tips Ampuh Tumbuhkan Rambut

"Cokelat memiliki banyak lemak di dalamnya, kombo gula dan lemak membuatnya terasa luar biasa, tetapi dua nutrisi ini, dari perspektif evolusi bermanfaat untuk kelangsungan hidup, jadi kita dapat mencarinya di saat-saat stres," terangnya.

Jadi, apabila Anda tiba-tiba ingin makan cokelat, cobalah untuk mulai kendalikan stres Anda dengan melakukan kegiatan menyenangkan yang bisa membuat Anda bahagia.

4. Karbohidrat seperti pasta, roti, kentang, dan nasi

Jo mengungkapkan bahwa keinginan mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, merupakan indikator lain dari gula darah rendah.

"Karbohidrat sama dengan energi, sehingga keinginan karbohidrat biasanya karena gula darah rendah. Mengidam terutama terjadi ketika orang mencoba untuk mengurangi karbohidrat ketika sedang diet," kata dia.

5. Teh dan kopi

Menurut Jo, ada beberapa alasan mengapa kita menginginkan teh atau kopi. Pertama adalah hidrasi. Anda membutuhkan cairan 2 sampai 2,5 luter setiap harinya, dan itu termasuk cairan dari teh dan kopi.

Kedua, kafein. Tidak semua orang rentan terhadap kecanduan kafein, tetapi bagi mereka yang kecanduan, kafein bisa menjadi obat untuk meredakan sakit kepala dan stres yang tengah mereka hadapi.

Cobalah untuk mengenali kondisi tersebut. Jika Anda mengalami kecanduan kafein, secara bertahap turunkan asupan kafein Anda jika diperlukan.

6. Makanan padat kalori dan tinggi lemak seperti kentang goreng dan burger

Jika Anda tiba-tiba saja menginginkan mereka, alasannya mungkin lebih kepada psikologis daripada fisik.

"Keinginan akan makanan berlemak mungkin hanya semacam pelepasan emosional. Karena  jika kita makan banyak makanan rendah lemak, rendah kalori, mungkin ada dorongan biologis untuk mencari makanan padat kalori dan tinggi lemak," ungkap Jo.

AYO BACA : 5 Tips Merawat Kecantikan Selama Puasa Ramadan

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono