JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Terlalu lama menjalankan work form home (WFH) bisa mempengaruhi mental seseorang. Orang bisa menjadi tertekan, hingga mengalami gangguan fisik jika dibiarkan. Mengenali stress dan mengatasinya akan membuat kondisi fisik dan mental bisa teratasi.
Ahli Kesehatan Otak dan Penuaan The University of California, Los Angeles (UCLA), Dr Gary Small mengatakan, kesehatan mental harus menjadi prioritas utama pada saat pandemi Covid-19. Kemampuan mengelola stres menjadi hal yang penting.
Selama wabah masih belum usai, masyarakat mengalami kecemasan, depresi, dan masalah kesehatan pikiran lainnya karena paparan informasi. Ia menyarankan masyarakat untuk mengelola tingkat stres masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Setiap orang memiliki tingkat stres yang berbeda.
"Pada saat ini stres kronis dapat mengancam dan melemahkan sistem kekebalan tubuh dan mempengaruhi kemampuan untuk melawan infeksi," ujar Gary dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad (19/4/2020).
AYO BACA : Hipmi: Pelatihan Kartu Prakerja Seharusnya Bisa Diakses Gratis
Dia menambahkan stres juga dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental. Keberadaan keluarga, teman, atau komunitas yang dapat membantu mengatasi stres dan mengelola kesehatan mental. Teknologi memungkinkan untuk tetap dapat berinteraksi.
Ia membagi tips mengenali tingkat stres yang diderita.
Pertama, lakukan identifikasi gejala stres, dengan ciri-ciri nyeri gigi, berat badan naik, sakit kepala, perubahan suasana hati, sakit punggung dan leher, dan kurang tidur malam adalah sinyal mengalami stres.
Kedua, mencari pemicu penyebab stres. Contohnya, jika bekerja dari rumah atau menonton berita membuat cemas, jengkel, atau mengalami sakit kepala atau leher, segera berdiri dan berhenti sejenak.
AYO BACA : Telat Tangani Corona, Banyak Mayat Terkatung-katung di Ekuador
Kemudian mendengarkan musik atau pergi ke tempat yang tenang untuk bersantai dapat membantu mengatur ulang kondisi mental dan kembali bekerja.
Ketiga, mengatur jadwal dengan menjadwalkan ulang kegiatan sehari-hari dengan beristirahat yang cukup dari pekerjaan, menonton atau membaca berita, dan bersosial media.
Keempat, melakukan kegiatan yang kreatif, yakni dengan menghabiskan waktu untuk mencari kegiatan yang baru atau melakukan hobi. Hal itu membantu seseorang menjadi rileks.
Kelima, menerapkan pernapasan untuk relaksasi. Keenam, berolahraga dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Selanjutnya, tetap berhubungan dengan keluarga dan teman-teman dekat. Terakhir, menjaga rutinitas dengan konsisten melakukan kegiatan yang bisa dilakukan.
“Penting untuk diingat bahwa stres adalah hal yang umum yang mengakibatkan penurunan produktivitas, dan mengancam kesehatan fisik dan mental. Penanggulangan stres dan mengembangkan teknik yang baik akan membantu mengelola tubuh dan lebih kuat," paparnya.
AYO BACA : 4 Hari Berturut-turut, Kasus Corona di Jerman Bertambah 2.458