Sehat

Jaga Kesehatan Mata Anak dengan Metode 20:20, Apa Itu?

Oleh: Admin Selasa 14 Apr 2020, 19:52 WIB
[Ilustrasi] 'Stay at Home' Bikin Kecanduan Gadget (Ayosemarang.com/Siti Umihani)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Selama masa pandemi Covid-19, sekolah diliburkan dan untuk belajar dengan sistem daring atau online. Mau tidak mau, anak-anak lebih sering memegang gawai baik saat belajar kelas virtual maupun sekadar bermain.

Lantas, bagaimana menjaga kesehatan mata anak di tengah program belajar secara daring? Dokter spesialis mata, Zoraya Ariefia Feranthy SpM, mengatakan, untuk menjaga kesehatan mata, anak baiknya menggunakan metode 20:20 daripada membatasi durasi pemakaian gadget per hari.

"Metode 20:20 ini maksudnya setiap 20 menit melihat layar atau buku, anak harus dihentikan untuk disuruh lihat objek yang jauh atau di atas enam meter dan 20 detik beristirahat. Memang repot sih tapi memang peraturannya begitu," kata Zoraya dalam Instagram Live "Menjaga Kesehatan Mata Anak di Era Digital", beberapa waktu lalu.

AYO BACA : Simak, 3 Tipe Corona dan Kecepatannya Menyebar di Dunia

Setelah 20 menit anak bermain gadget, menonton TV, atau membaca buku, ajaklah dia beristirahat sejenak dengan melihat objek yang di luar rumah.

Saat anak bermain gim, Anda juga bisa membuat peraturan bahwa setiap menyelesaikan satu level, maka dia harus beristirahat. Cara seperti ini, menurut Zoraya, lebih tepat dibanding memberi jatah waktu per hari.

Aturan 20:20 juga penting diketahui oleh para guru yang mengajar melalui kelas virtual. Sebab biasanya, anak-anak akan lebih mematuhi apa yang disampaikan oleh gurunya.

AYO BACA : Belajar Bikin Kue? Perhatikan saat Memanggang

"Ini bisa dijadikan saran pada saat e-learning, gurunya bisa menyuruh untuk lihat ke jendela atau sudut yang paling jauh dari ruangan itu. Kalau dipandu sama ibu guru, anak-anak pasti menurut karena enggak mungkin sih untuk enggak pegang gadget," kata Zoraya.

Zoraya juga menyampaikan, mata yang dipaksa untuk fokus melihat jarak dekat dan lebih dari 20 menit dapat menyebabkan mata minus. Mata yang dirangsang terus penglihatannya akan menambah minus.

"Ini bukan masalah gelap atau terang, yang harus dibatasi itu penglihatan jauh-dekatnya, karena mata kita jadi bekerja keras," ujar Zoraya.

Sebaliknya, andaikan untuk periode pendek, menurut Zoraya, tidak masalah. Kalau lebih dari 20 menit, itu yang harus diwaspadai. "Karena itu bisa menyebabkan mata minus," ujarnya.

AYO BACA : Obesitas Rentan Terjangkit Corona

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono