JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Masyarakat harus terus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah dua wabah sekaligus.
Pertama adalah wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). Yang kedua adalah wabah COVID-19.
Penegasan itu disampaikan Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar, mengingat angka penularan wabah COVID-19 terus bertambah.
Tak hanya itu, saat ini Indonesia tengah menghadapi peralihan musim atau pancaroba sehingga ancaman wabah DBD harus menjadi perhatian bersama.
AYO BACA : April, DBD di DKI Jakarta Diprediksi Bertambah
"Marilah kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Di samping pencegahan virus corona, ancaman DBD harus diperhatikan. Untuk itu dimulai dari diri sendiri, perangkat RT, RW hingga Lurah dan Camat harus bergerak aktif peduli terhadap lingkungan," kata Wali Kota dikutip dari laporan Tim Sudin Kominfotik, Selasa (7/4/2020).
Menurutnya, wabah COVID-19 tidak boleh mengurangi kewaspadaan warga akan munculnya penyakit lain, termasuk DBD. Karena itulah PHBS menjadi langkah tepat sebagai antisipasi atau pencegahan.
Seluruh Lurah dan Camat, lanjutnya, harus terus mensosialisasikan PHBS kepada seluruh masyarakat. Hal itu bisa dilakukan saat melakukan penyemprotan cairan pembasmi kuman (disinfektan) di wilayah masing-masing.
"Jika semuanya tetap terjaga, kita akan terlindungi dari dua ancaman penyakit yang membahayakan itu," pungkasnya.
AYO BACA : Kurang dari 3 Bulan, 170 Orang Meninggal karena DBD di Indonesia