Sehat

Badmood? Makanan Ini Jadi Mooodbooster

Oleh: Admin Selasa 11 Feb 2020, 14:35 WIB
Cokelat batang (Ilustrasi). Republika.co.id

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Suasana hati yang tak menentu, perasaan yang tengah dilanda kegalauan, hingga menyebabkan gangguan mood atau badmood harus segera diatasi. Mengkonsumsi  makanan tertentu biasanya akan membuat perasana menjadi lebih baik.

Baru-baru ini, penelitian tentang hubungan antara nutrisi dan kesehatan mental telah muncul. Namun penting untuk dicatat bahwa suasana hati dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti stres, lingkungan, kurang tidur, genetika, gangguan suasana hati, dan kekurangan nutrisi. Karena itu, sulit untuk secara akurat menentukan apakah makanan dapat membangkitkan semangat Anda. 

Meskipun demikian, makanan tertentu telah terbukti meningkatkan kesehatan otak secara keseluruhan dan beberapa jenis gangguan mood. Berikut adalah sembilan makanan sehat yang dapat meningkatkan mood seperti dilansir Eco Watch, Selasa (11/2/2020).

Dark Chocolate
Dark cokelat kaya akan senyawa yang dapat meningkatkan zat kimia rasa-enak di otak. Gula dapat meningkatkan suasana hati karena merupakan sumber bahan bakar cepat untuk otak. Namun, beberapa ahli memperdebatkan apakah cokelat mengandung cukup banyak senyawa ini untuk memicu respons psikologis.

Kopi
Kafein dalam kopi mencegah senyawa alami yang disebut adenosin menempel pada reseptor otak yang meningkatkan kelelahan, sehingga meningkatkan kewaspadaan dan perhatian.
Selain itu, kopi juga meningkatkan pelepasan neurotransmitter yang meningkatkan mood seperti dopamin dan norepinefrin.

Pisang
Pisang menjadi sumber gula alami yang mengandung vitamin B6, dan serat prebiotik yang bekerja sama untuk menjaga kadar gula darah dan suasana hati tetap stabil.

AYO BACA : Demi Jantung Sehat, Ini Menu Lengkap untuk Diet Karbo

Berry
Buah beri mengemas berbagai antioksidan dan senyawa fenolik, yang memainkan peran penting dalam memerangi stres oksidatif, ketidakseimbangan senyawa berbahaya dalam tubuh. Buah beri juga kaya antosianin penangkal penyakit yang dapat menurunkan risiko depresi.

Ikan
Ikan berlemak seperti salmon dan tuna albacore kaya akan dua jenis omega-3 yaitu asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA). Omega-3 berkontribusi pada fluiditas membran sel otak dan tampaknya memainkan peran kunci dalam perkembangan otak dan pensinyalan sel. Ikan berlemak seperti salmon kaya akan asam lemak omega-3, yang dapat menurunkan risiko depresi.

Makanan Fermentasi
Makanan fermentasi, yang meliputi kimchi, yogurt, kefir, kombucha, dan asinan kubis, dapat meningkatkan kesehatan dan suasana hati usus. Proses fermentasi memungkinkan bakteri hidup berkembang dalam makanan yang kemudian dapat mengubah gula menjadi alkohol dan asam. Selama proses itu, probiotik dibuat.

Mikroorganisme hidup ini mendukung pertumbuhan bakteri sehat di usus Anda dan dapat meningkatkan kadar serotonin.
Serotonin adalah neurotransmitter yang mempengaruhi banyak segi perilaku manusia, seperti suasana hati, respons stres, nafsu makan, dan dorongan seksual.

Oat
Oat adalah gandum utuh yang bisa membuat Anda tetap bersemangat sepanjang pagi. Anda dapat menikmatinya dalam berbagai bentuk, seperti gandum semalam, oatmeal, muesli, dan granola.
Dalam sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi 1,5–6 gram serat saat sarapan melaporkan suasana hati dan tingkat energi yang lebih baik. Ini dikaitkan dengan kadar gula darah yang lebih stabil, yang penting untuk mengendalikan perubahan suasana hati dan lekas marah.

Kacang dan Biji
Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung protein nabati, lemak sehat, dan serat yang tinggi. Selain itu, kacang-kacangan atau biji-bijian menyediakan tryptophan, asam amino yang bertanggung jawab untuk memproduksi serotonin yang meningkatkan suasana hati. Almond, kacang mete, kacang tanah, dan kacang walnut, serta biji labu, wijen, dan biji bunga matahari adalah sumber yang sangat baik.

Miju-miju
Selain kaya akan serat dan protein nabati, kacang-kacangan dan miju-miju adalah sumber vitamin B yang sangat baik. Itu membantu meningkatkan suasana hati dengan meningkatkan kadar neurotransmiter seperti serotonin, dopamin, norepinefrin, dan gamma aminobutyric acid (GABA), yang semuanya penting untuk mengatur suasana hati.

AYO BACA : Ini Bahaya Gula Berlebih bagi Gigi dan Mulut

TAGS:
Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati