Sehat

Hiportemia Saat Banjir, Coba Ramuan dari Kemenkes Ini!

Oleh: Admin Jumat 03 Jan 2020, 17:38 WIB
Banjir di Kawasan Cipinang. (CNBC Indonesia)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Musim banjir sangat berisiko menularkan penyakit atau kondisi fisik drop. Akibatnya rawan hiportemia atau kedinginan. 

Kementerian Kesehatan melalui akun resmi Twitternya pun berbagi tips ramuan untuk mencegah tubuh terkena hiportemia. 

"Didihkan 1 liter air + 2 ruas jahe (cuci bersih dan geprek) + 1 ruas kayu manis + 5 butir kapulaga + 3 kembang lawang + cengkeh," tulis Kemenkes.

Kemenkes menjelaskan, ramuan ini juga bisa ditambah gula. Namun, bagi penderita diabetes harus tetap memperkirakan takarannya.

"Selain bikin tubuh hangat, bagus juga untuk kesehatanmu," tambah Kemenkes.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hipotermia dapat menjadi masalah kesehatan saat banjir, terutama pada anak-anak, apabila terperangkan dalam banjir dalam waktu lama.

Hipotermia dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan karena paparan air banjir serta hujan.

Parahnya, kondisi ini juga tidak mudah disadari karena gejalanya dimulai secara bertahap, menurut Mayo Clinic.

Gejalanya meliputi gemetaran, bicara cadel atau bergumam, napas lambat dan dangkal, denyut nadi melemah, mengantuk atau tingkat energi sangat rendah, hingga hilangnya kesadaran.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria