JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Ledakan granat asap terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2019) pagi. Dua orang anggota TNI menjadi korban dan tengah menjalani pengobatan di RSPAD, Gatot Subroto.
Selain menyebabkan luka bakar serius, ledakan granat juga dapat membuat korban dan saksi yang ada di sekitar tempat kejadian mengalami trauma berkepanjangan.
Dilansir Helpguide.org, trauma sebenarnya dapat hilang dalam beberapa waktu. Namun, trauma dapat berulang jika seseorang kembali ke lokasi kejadian atau diingatkan mengenai kejadian yang menyebabkannya trauma.
Berikut ini lima saran untuk menghilangkan trauma setelah menjadi korban atau saksi dari sebuah kejadian mengerikan seperti yang terjadi di Monas.
Olahraga
Saat mengalami trauma, pastikan Anda selalu memiliki kegiatan positif. Olahraga merupakan salah satunya. Cobalah berolahraga rutin selama 10-15 menit per hari. Pastikan tubuh kita tetap bergerak dan lelah karena olahraga, sehingga semua pikiran traumatik akan hilang dari pikiran kita.
Jangan Mengurung Diri
Menjauhkan diri saat mengalami trauma bukan hal yang baik. Tetap berhubungan dengan orang lain justru dapat membantu kita melupakan hal buruk yang penah kita alami. Bertemu dengan orang lain bukan berarti kita harus membahas menganai trauma yang kita alami. Karena hal itu justru memperburuk keadaan.
Kontrol Diri
Tidak peduli seberapa gelisah, cemas, atau di luar kendali yang kita rasakan, penting untuk mengetahui bahwa kita dapat mengontrol diri dan tetap tenang. Selain meringankan kecemasan yang terkait dengan trauma, tetapi juga membiasakan kontrol yang lebih besar terhadap diri sendiri.
Peduli Kesehatan
Tubuh yang sehat dapat membantu meningkatkan kemampuan kita menangani stres karena trauma. Tetap tidur dengan teratur dan makan seimbang. Dengan mengurangi rasa stres, kesehatan tubuh kita akan selalu terjaga.
Jangan Malu Bicara Pada Ahli
Ketika kita tak dapat mengontrol rasa trauma yang dialami, jangan malu untuk bertemu ahli atau psikolog. Berkonsultasi dengan seorang ahli jiwa bukanlah suatu hal yang tabu saat ini. Berbicara dengan ahli juga dapat membantu menghilangkan trauma dalam diri kita.