Sehat

Waktu Terbaik Mendeteksi Kelainan Bibir Sumbing

Oleh: Admin Jumat 12 Jul 2019, 14:05 WIB
Bibir Sumbing

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Keberadaan anak dengan bibir dan lelangut sumbing merupakan salah satu masalah yang masih terabaikan. Padahal, menurut data WHO, terdapat 1:500 bayi yang lahir di dunia lahir dengan kelainan bibir dan lelangit sumbing. Jika dirujuk dari data tersebut, terdapat 5800 bayi lahir di Indonesia yang menderuta kelainan bibir sumbing. 

Padahal, kelainan bibir sumbing dapat dideteksi sejak bayi masih di dalam kandungan. Tepatnya di usia kehamilan trimester kedua. 

"Untuk ibu hamil, harus rajin kontrol kehamilan, kalau ada usg lakukan. Karena  di trimester kedua sudah kelihatan kok," ujar dr. Kristaninta Bagun, SpBP-RE (KKF), Kepala Unit Pelayanan Khusus Cleft and Craniofacial Center, RSCM-FKUI, Jumat (12/7/2019). 

AYO BACA : Stevia, Herbal yang Bisa Membantu Kita Berhenti Merokok

"Jadi, kalau tahu bayinya sumbing, (orangtua) enggak perlu berkecil hati. Cari infomasi, yayasan dan info lainnya, agar anaknya mendapat perawatan yang lebih baik," lanjutnya. 

Dalam kesempatan tersebut, dr Kristanita mengatakan bahwa kelainan bibir sumbing dapat dicegah dengan asupan gizi yang baik selama masa kehamilan. 

"Salah satu faktor yang menyebabkan anak mengalami kelainan bibir sumbing adalah kekurangan zat besi, asam folat, dan itu dapat dicegah dengan mengonsumsi vitamin-vitamin tambahan selama masa kehamilan," paparnya. 

AYO BACA : 7 Manfaat Minyak Ikan Bagi Kesehatan

Meskipun begitu, kelainan bibir sumbing yang disebabkan oleh faktor genetik tidak dapat dicegah selama masa kehamilan. 

"Kalau faktor eksternal bisa dicegah. Kalau faktor internal misalnya genetik enggak bisa dicegah. Kalau genetik cukup besar pengaruhnya, sekitar lima persen. Misalnya, kalau ada kakek atau nenekny menderita bibir sumbing, kemungkinan turun ke anaknya," jelasnya. 

Sementara itu, untuk operasi penanganan kelainan bibir sumbing dapat dijalani oleh bayi saat usia tiga bulan. 

"Jadi ada namanua rules of ten, yaitu usia bayi sudah sepuluh minggu atau tiga bulan, berat sudah 10 pound atau lima kilo, leukosit kurang dari 10ribu dan hemoglobinnya sudah berjumlah 10 saat ingin menjalani operasi," pungkasnya. 

AYO BACA : Warga Tanah Baru, Dulang Rupiah dengan Memilah Sampah

Reporter Admin
Editor Rizma Riyandi