Sehat

Jangan Gunakan Pasta Gigi Pada Luka Bakar

Oleh: Admin Senin 01 Jul 2019, 09:14 WIB
Ilustrasi

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Banyak hal yang mengakibatkan luka bakar seperti minum kopi yang terlalu panas atau terciprat minyak panas di dapur. Tetapi kebanyakan orang tidak pernah memeriksa luka bakarnya ke dokter dan memilih mengobatinya sendiri di rumah dengan obat yang mungkin mengatasi atau bahkan membahayakan.

Biasanya orang yang tersiram air panas atau terciprat minyam dapur akan segera mengoles luka bakarnya dengan pasta gigi. Sebenarnya itu adalah cara yang salah dan akan menyebabkan tangan bengkak.

Kamarul Arifin seorang dokter asal Malaysia memposting di twitter tentang peringatan menggunakan obat ala rumahan untuk luka bakar seperti pasta gigi, tepung, kecap, telur dan minyak gamat dapat menyebabkan infeksi dan peradangan. 

Adapun cara yang harus dilakukan menangani luka bakar menurut dokter yakni menjauhkan luka dari sumber penyebab terjadinya luka, melepaskan benda-benda yang melekat pada luka bakar, kemudian membersihkan luka, hindari membersihkan luka dengan air dingin. Selain itu, jangan sesekali mengelupas bagian luka yang melepuh. 

Ada tiga jenis luka bakar. Pertama, kulit memerah dan terasa sakit. Dua, kulit memerah, melepuh, dan terasa sakit. Tiga, Kulit mengelupas terlihat putih, tapi tidak terasa sakit

Jika kembali mengalami luka bakar setelah satu atau dua kali bahkan luka bakar cukup besar harus segera ditangani dokter. Apalagi luka bakar terjadi di area sensitif seperti di wajah atau area vital.

Sudah jelas bahwa pasta gigi tidak baik untuk luka bakar. Berikut adalah penanganan yang salah untuk luka bakat :

1. Mentega

Persediaan mentega di dapur memang efektif untuk membuat roti bakar dan tidak untuk luka bakar. Mentega dapat memperparah luka bakar bahkan mungkin mengandung banyak bakteri dan menyebabkan infeksi. 

2. Putih telur

Sebagian orang meyakini bahwa mengoles putih telur pada luka bakar dapat mengatasi rasa sakit. Kenyataannya hal itu adalah mitos. Putih telur juga mengandung bakteri yang dapat menyebabkan peradangan.

3. Meniup luka

Seorang ibu sering mengajarkan anaknya meniup luka untuk meredakan rasa sakit, atau meludah pada tisu untuk kemudian membersihkan luka. Penanganan ini adalah cara yang salah dan dapat memperburuk luka.

Bagaimanapun air ludah tidak berfungsi efektif untuk mengobati luka bakar. Ludah yang berasal dari mulut mengandung banyak bakteri. Baiknya pelajari sebelum melakukan tindakan dengan bahan-bahan yang ada di rumah. 

Reporter Admin
Editor Rizma Riyandi