Sehat

Ancaman Virus Mpox Terindikasi Mulai Kembali Terjadi di Indonesia, Pakar Biostatistika Epidemologi Urun Solusi

Oleh: Karseno AJ Rabu 04 Sep 2024, 09:00 WIB
Ilustrasi. Virus Mpox

AYOJAKARTA.COM - Ramai menjadi sorotan publik, seorang warga di Brebes, Jawa Tengah diketahui terindikasi terjangkit virus Monkeypox atau Mpox.

Pasien dengan kondisi terindikasi terjangkit virus Mpox tersebut sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Slawi, namun dirujuk karena merupakan warga Brebes.

Guna melakukan perawatan lebih lanjut, pasien yang terindikasi virus Mpox tersebut menjalani pengobatan di ruang isolasi RSUD Brebes.

Menurut dr. Raspin selaku Direktur RSUD Brebes, penempatan pasien ke ruang isolasi dilakukan usai ditemukan gejala klinis Mpox.

Baca Juga: H-4 Pendaftaran Ditutup! 70% Pejuang CPNS Gagal karena Kurang Persiapan, Cek Ketentuan Scan Akreditasi Kampus

Selain diketahui tidak habis melakukan kunjungan ke luar negeri dalam waktu dekat, kondisi pasien juga diketahui mengalami mual.

Namun demikian, dr. Raspin menyebut hingga saat ini kondisi pasien dalam keadaan relatif baik dan masih bisa melakukan sejumlah aktivitas secara mandiri.

“Pasien saat ini masih mengeluh mual, tapi secara umum keadaannya baik, sadar penuh, bisa beraktivitas sendiri,” ungkap dr. Raspin dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Rabu (4/9/2024). 

Lebih lanjut dr. Raspin menambahkan, pihak RSUD masih terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk proses penanganan.

Baca Juga: Kabar Gembira! Proses Bansos PKH September Sudah Muncul, Positif Saldo Bantuan PKH BPNT Cair Bersamaan?

Ditemukannya pasien dengan kondisi suspect Mpox di Brebes pasca penetapan darurat kesehatan global oleh WHO, menjadikan publik perlu bersikap lebih waspada.

Terkait dengan potensi ancaman wabah Mpox di Indonesia, Pakar Biostatistika Epidemologi Universitas Airlangga sempat memberikan pernyataan.

Menurut Windhu Purnomo, pasca pandemik Covid-19 masyarakat dunia memiliki ancaman yang relatif serius tentang bahaya virus.

Karena itu, Windhu menilai peran serta dari seluruh lapisan masyarakat dalam proses mengoptimalkan kesehatan benar-benar perlu menjadi acuan.

Salah satu langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi keberlangsungan, menurut Windhu adalah dengan mengetahui dan mengenali karakteristik penyakit.

Dengan mengetahui dan mengenali atau mensosialisasikan cara kerja virus yang sedang menjadi potensi ancaman, maka langkah penanganan bisa diterapkan.

“Karena Mpox sudah pernah masuk ke Indonesia sejak tahun 2022, mestinya sudah dilakukan,” ungkap Windhu dikutip dari kanal YouTube TVRI Nasional.

Selain mengenali cara kerja suatu penyakit atau jenis virus, langkah penting selanjutnya yang diperlukan masyarakat adalah dengan melakukan pencegahan.

Baca Juga: Pendaftaran KJP Plus Tahap 2 Tahun 2024 Sebentar Lagi akan Dibuka! Ini Dia Persyaratan yang Perlu Kamu Siapkan!

Mengetahui cara penularan virus Mpox, menurut Windhu menjadi salah satu hal esensial yang perlu mendapat perhatian dari seluruh masyarakat.

Berbeda dengan virus Covid yang proses penularannya lebih mudah terjadi, pencegahan Mpox relatif lebih mudah karena melalui sentuhan atau kontak lagsung dengan pasien.

Untuk itu, Windhu mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan sentuhan fisik dengan sembarang orang sebagai salah satu bentuk pencegahan. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris