Sehat

Mengalami Gangguan atau Terinfeksi Virus Mpox? Jangan Panik, Ini Berbagai Langkah Penting yang Harus Dilakukan

Oleh: Dyah Arum Ratri Jumat 23 Agu 2024, 17:10 WIB
Ilustrasi virus monkeypox atau cacar monyet.

AYOJAKARTA.COM – Saat ini virus Monkeypox atau disebut juga Mpox (cacar monyet) tengah menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

Melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pemerintah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus ini.

Peningkatan kewaspadaan terhadap Mpox seiring dengan meningkatkan penularan virus ini di wilayah Asia Tenggara.

Lantas, apakah yang harus dilakukan jika tertular atau terinfeksi virus ini?

Dikutip dari laman resmi infeksiemerging.kemkes.go.id pada Jumat, 23 Agustus 2024, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan jika terinfeksi virus Mpox.

Baca Juga: Virus Mpox Mewabah di Indonesia! Begini Gejala Cacar Monyet dan Cara Penularannya, Hampir Sama dengan Cacar Air?

Berbagai Langkah Penting yang Harus Dilakukan Jika Terinfeksi Virus Mpox

Apabila terinfeksi virus Mpox, pastikan kamu langsung mengunjungi fasilitas Kesehatan terdekat di wilayahmu.

Nantinya petugas dari layanan Kesehatan akan menginformasikan apakah kamu harus dirawat di rumah sakit atau cukup melakukan isolasi mandiri di rumah. Tentunya ini nanti berdasarkan seberapa berat gejala kamu akibat terinfeksi virus cacar monyet.

Petugas Kesehatan akan memeriksa secara detail apakah kamu mempunyai faktor risiko yang bisa membuat kamu beresiko memiliki gejala yang lebih berat.

Kemudian jika hasil pemeriksaan menyatakan kalau kamu cukup melakukan isolasi mandiri di dalam rumah, pastikan jangan keluar rumah.

Lindungi juga orang lain yang tinggal bersamamu sebanyak mungkin dengan cara-cara berikut ini:

-        Isolasi diri di ruang yang terpisah dengan anggota keluarga lain.

-        Gunakan juga kamar mandi terpisah atau bersihkan setiap kali kamu selesai menggunakan.

-        Bersihkan permukaan yang paling sering disentuh atau dipegang dengan menggunakan sabun dan air juga dengan disinfektan rumah.

-        Sebaiknya hindari penyapuan ataupun penyedotan debu karena hal ini bisa mengganggu partikel virus dan juga bisa menyebabkan orang lain terinfeksi.

-        Gunakan peralatan seperti handuk, tempat makan, dan tempat tidur terpisah.

-        Sebisa mungkin cuci peralatan sendiri (contohnya angkat sprei, pakaian, dan juga handuk dengan hati-hati kemudian masukkan cucian ke kantong plastik sebelum dimasukkan ke mesin cuci, dan cuci menggunakan air panas dengan suhu lebih dari 60 derajat celcius).

-        Namun jika tidak memungkinakan untuk mencuci sendiri, maka orang lain yang melakukannya harus memakai masker medis, sarung tangan sekali pakai, dan juga melakukan berbagai tindakan pencegahan lain seperti yang sudah dijelaskan.

-        Buka jendela agar mendapatkan ventilasi dan sirkulasi udara yang lebih baik.

-        Himbau seluruh penghuni rumah untuk membersihkan tangan secara teratur menggunakan sabun dan air atau hand sanitizer yang berbasis alkohol.

Sementara jika kamu berada di ruangan yang sama dengan orang lain dan dalam kondisi tidak bisa menghindar, atau juga melakukan kontak dekat dengan orang lain ketika sedang isolasi mandiri di rumah, berikut hal terbaik yang dapat dilakukan untuk melindungi orang sekitarmu agar tidak terpapar:

-        Hindari untuk menyentuh satu sama lain.

-        Sering-seringlah membersihkan tangan.

-        Tutupi ruam kamu dengan menggunakan kain atau perban.

-        Buka semua jendela atau pintu lebar-lebar.

-        Pastikan kamu atau siapapun yang ada di ruangan bersamamu menggunakan masker medis.

-        Jaga jarak setidaknya 1 meter.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Tedi Rukmana