Sehat

Sedang Menjadi Ancaman Mengerikan Bagi Anak dan Dewasa di Asia, Inilah Cara Mencegah Potensi Penyakit Moyamoya!

Oleh: Karseno AJ Sabtu 07 Jun 2025, 14:04 WIB
Sedang Menjadi Ancaman Mengerikan Bagi Anak dan Dewasa di Asia, Inilah Cara Mencegah Potensi Penyakit Moyamoya!

AYOJAKARTA.COM – Menjadi salah satu pemicu terjadinya stroke di kalangan usia muda, penyakit Moyamoya kini mulai kembali menjadi sorotan.

Mengancam usia muda berusia antara 20 hingga 30-an, penyakit Moyamoya banyak disebut telah menjadi salah satu penyebab tingginya angka serangan stroke.

Bukan saja menjadi ancaman tersendiri di banyak belahan negara, peningkatan jumlah penderita penyakit Moyamoya juga terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Wacana Pemakzulan Gibran Rakabuming Semakin Menguat, Politisi PDIP Ungkap Peluang Sukses Ide Forum Purnawirawan TNI

Pertama kali ditemukan di Jepang pada 1957, penyakit ini sebelumnya dikenal dengan istilah Hipoplasia Arteri Karotis Interna Bilateral.

Memiliki arti Kepulan Asap, nama penyakit Moyamoya pertama kali menjadi sebutan resmi pada 1969 usai Dokter melihat bagian otak seorang pasien melalui Angiogram.

Banyak ditemukan pada anak-anak dan dewasa, penyakit ini menjadi ancaman serius bagi penduduk di kawasan Asia.

Merupakan kelainan genetik serebrovaskular yang langka, Moyamoya dapat disebabkan karena terjadinya penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah di dasar otak.

Baca Juga: KJP Tahap 1 2025 Bulan April Sudah Cair, Kapan Periode Mei-Juni Dilakukan Pencairan? Simak Penjelasan Ini

Terjadi di arena bagian dalam kepala yang disebut Ganglia Basal, penyakit Moyamoya dalam jangka panjang akan menyebabkan aliran darah penderitanya berkurang.

Menurut dr. Adin Nulkhasanah, Sp. Sm MARS selaku Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Moyamoya dapat menjadi penyebab munculnya stroke.

Berdasarkan catatan di RS PON, dr. Adin menyebut jumlah penderita penyakit Moyamoya yang saat ini ditangani sedikitnya telah mencapai 70 kasus pada rentang kurang setahun.

Mengingat dampak dan resikonya yang perlu diwaspadai, dr. Adin berharap agar pengetahuan dan pemahaman publik mengenai Moyamoya dapat terus ditingkatkan.

Baca Juga: Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Anak Sekolah Juni 2025, Spek Gahar dan Aman di Kantong

Selain pengetahuan dan pemahaman yang akan meningkatkan kesadaran, langkah-langkah mitigasi juga perlu dilakukan secara lebih serius oleh semua pihak terlebih Pemerintah.

Guna memperluas cakrawala pengetahuan dan kesadaran bagi masyarakat, RS PON Jakarta Timur telah membuka Pusat Layanan Moyamoya dan Cerebrovaskular Kompleks.

Melalui layanan ini, RS PON berharap akan menjadi salah satu terobosan dalam proses edukasi dini dan upaya melakukan penanganan terhadap penderita.

Lewat program yang merupakan hasil kerjasama Kementerian Kesehatan dan Far East Neurological Institute dari Jepang, kesehatan otak akan menjadi bagian penting manusia.

Baca Juga: Siap Bikin Ngiler! Vivo Y19s Pro Segera Hadir di Indonesia, Bawa Performa Gahar dan Baterai Jumbo

Menurut Profesor Rokuya Tanikawa yang juga merupakan Ahli Bedah Otak dunia, penanganan penyakit Moyamoya terbilang sulit.

Dalam sejumlah kasus, serangan penyakit pada anak akan menyebabkan terjadinya stroke yang disertai dengan kelumpuhan pada salah satu bagian sisi tubuh.

Sementara bagi orang dewasa, gejala ini dapat berakibat lebih mengerikan dan mengakibatkan banyak gangguan dari motorik hingga pecahnya pembuluh darah.

Selain menerapkan pola hidup sehat dan asupan nutrisi, cara meminimalisir berbagai penyakit adalah dengan berusaha untuk Benar-Benar merasakan hidup bahagia. ***

Baca Juga: Hasil Cek Saldo PKH dan BPNT Tahap 2 pada 7 Juni 2025: Status SIKS-NG SPM, Dana Sudah Masuk Rekening?

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita