AYOJAKARTA.COM – Salah satu dampak dari terjadinya penyempitan pada pembuluh darah adalah meningkatnya resiko gangguan Stroke.
Individu atau seorang penderita Stroke, selain perlu secara rutin kunjungan ke dokter dan mengkonsumsi obat-obatan juga membutuhkan dukungan dari keluarga.
Bentuk dukungan dari keluarga sangat dibutuhkan oleh setiap penderita Stroke guna meminimalisir faktor peningkatan risiko.
Menurut tinjauan medis, beberapa faktor peningkat risiko terjadinya stroke antara lain seperti Kolesterol Tinggi, Tekanan Darah Tinggi, Gula Darah Tinggi serta Obesitas.
Untuk memperkecil kemungkinan terjadinya serangan stroke lanjutan, keluarga juga berperan penting dalam hal pengawasan.
Meski setiap pasien memerlukan penanganan berbeda, secara umum terdapat Enam Pantangan yang wajib dibatasi atau bahkan dihindari oleh kebanyakan penderita stroke.
Jenis pantangan pertama yang wajib dihindari bagi setiap penderita stroke adalah Mengkonsumsi Minuman beralkohol.
Baca Juga: Waspada Banjir! BPBD DKI Jakarta Umumkan Status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2
Selain berpotensi meningkatkan Kolesterol, mengkonsumsi Alkohol juga dapat memicu kenaikan Gula Darah serta Obesitas.
Adapun pantangan kedua yang wajib dihindari oleh setiap penderita stroke adalah mengkonsumsi Minuman Kemasan.
Minuman kemasan seperti Soda, Suplemen Cair atau Energy Drink, banyak mengandung kadar gula tinggi sehingga wajib dihindari.
Disamping itu, jenis-jenis minuman tersebut juga banyak mengandung bahan pengawet serta pewarna buatan sehingga perlu dijauhi oleh penderita stroke.
Jenis pantangan ketiga yang wajib dihindari oleh setiap penderita stroke adalah Makanan Cepat Saji atau Fast Food, baik kemasan maupun non kemasan.
Alasan jenis makanan cepat saji perlu dihindari oleh penderita stroke adalah karena tingginya kandungan kalori, lemak serta Natrium.
Burger, Pizza, mie instan, sosis atau daging beku merupakan beberapa contoh varian makanan cepat saji yang perlu dihindari penderita stroke.
Pantangan keempat yang juga wajib dihindari oleh setiap penderita stroke untuk mencegah terjadinya pengulangan adalah mengkonsumsi Makanan Manis.
Kandungan gula yang berlebihan pada aneka makanan manis, selain dapat menyebabkan peningkatan kadar gula juga meningkatkan potensi obesitas.
Jenis makanan yang perlu masuk dalam daftar pantangan bagi para penderita stroke adalah Makanan Asin atau Tinggi Garam.
Garam atau natrium berlebih pada makanan asin, memperbesar potensi peningkatan hipertensi sehingga dapat meningkatkan terjadinya stroke berulang.
Untuk menghindari terjadinya stroke berulang, pastikan penderita stroke tidak mengkonsumsi garam lebih dari Satu Sendok Teh dalam sehari.
Jenis pantangan selanjutnya yang wajib dihindari untuk mencegah terjadinya stroke berulang adalah Makanan Berlemak, khususnya Jenuh atau Trans.
Selain dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke berulang, makanan tinggi lemak jahat atau LDL juga berpotensi menyebabkan serangan jantung. ***