AYOJAKARTA.COM – Halitosis atau bau mulut yang berlangsung dalam jangka waktu lama, seringkali menjadi penghambat dalam pergaulan.
Meski sudah rutin menyikat gigi atau menggunakan penyegar nafas, bau mulut akan kembali datang dan menebarkan aroma tidak sedap.
Bukan saja tercium oleh lawan bicara, bau mulut juga secara bertahap akan dapat meruntuhkan rasa percaya diri dari orang yang sedang mengalaminya.
Baca Juga: Kabar Terbaru Hasil Cek Saldo PKH dan BPNT Tahap 2 per 26 Mei 2025: Dana Sudah Masuk atau Belum?
Selain bau busuk akibat gigi berlubang, aroma tidak sedap pada mulut juga dapat menyerupai kotoran yang biasanya disebabkan karena peradangan gusi.
Untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi bau mulut, dapat dilakukan dengan cara melakukan tes secara mandiri.
Tes Mandiri
Adapun cara yang paling sederhana dan mudah dilakukan adalah dengan menjilat bagian pergelangan tangan serta membiarkannya hingga mengering.
Setelah benar-benar mengering, maka Pemilik mulut akan dapat mencium aroma yang biasanya tercium oleh orang lain saat berinteraksi.
Selain dengan menguji melalui jilatan pada pergelangan tangan, bau mulut juga dapat dilakukan di depan cermin.
Saat bercermin, orang yang memiliki bau mulut akan cenderung menampakkan corak berwarna putih pada permukaan lidah.
Disamping itu, indikasi lain dari munculnya bau mulut pada seseorang juga dapat dilihat dari adanya penumpukan plak atau karang pada bagian gigi.
Beberapa kondisi yang seringkali muncul saat seseorang mengalami bau mulut adalah mulut terasa kering atau pahit, serta rasa tidak nyaman di tenggorokan.
Halitosis dapat disebabkan karena beberapa faktor seperti mengkonsumsi makanan dengan aroma kuat seperti Bawang atau Jengkol.
Penyebab lainnya yang sering membuat seseorang mengalami bau mulut adalah akibat kondisi kebersihan bagian dalam mulut serta gigi kurang dijaga.
Sejumlah gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan timbulnya bau mulut antara lain adalah Xerostomia atau Mulut Kering, Sinusitis, gangguan lambung akibat bakteri.
Agar terhindar dari kondisi bau mulut, dapat dicegah dengan berbagai cara seperti cukup asupan air minum demi terbebas dari dehidrasi.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin 26 Mei 2025: Cek Lokasi dan Syaratnya
Cara kedua untuk mencegah terjadinya bau mulut adalah dengan rutin menjaga kebersihan gigi serta mulut dan melengkapinya menggunakan obat kumur atau Mouthwash.
Langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan mulut adalah dengan menggunakan penampang dibalik sikat gigi untuk menyikat bagian lidah.
Menyikat permukaan lidah menggunakan bagian sikat atau serabut tidak dianjurkan, karena dapat merusak Papila dan menyebabkan gangguan pada mulut. ***