AYOJAKARTA.COM - Salah satu tradisi Hari Raya Idul Adha salah satunya adalah mengolah daging kurban dengan cara menjadikannya sate kambing.
Olahan sate kambing memang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat pada saat Hari Raya Idul Adha kala berkumpul bersama keluarga.
Namun ditengah tradisi bakar-bakar daging kurban, terdapat anggapan bahwa sate kambing mengandung kolesterol tinggi.
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan beberapa penyakit yang dirasakan seperti semutan, nyeri dada, gejala strok, dan mudah ngantuk.
Ada baiknya kamu ketahui mitos atau fakta, apakah sate kambing mengandung kolesterol tinggi? begini menurut penjelasan secara medis.
Jika dibandingkan antara daging kambing dengan daging sapi, kolesterol pada kambing lebih rendah daripada daging sapi bahkan ayam.
Jumlah kolesterol pada 1 gram daging kambing hanya 75 miligram dibandingkan daging lainnya.
Sementara dengan berat yang sama, daging sapi 90 miligram, domba 110 miligram, dan ayam 85-135 miligram.
Sebenarnya tubuh manusia juga membutuhkan kolesterol untuk metabolisme tubuh.
Makan daging kambing juga sebenarnya kaya akan berbagai gizi dan manfaat seperti lebih rendah lemak, banyak protein dan zat besi.
Namun saat merayakan Hari Raya Idul Adha, terkadang menyantap daging sate kambing menjadi sangat berlebihan sehingga kolesterol menjadi naik.
Ditambah lagi daging kambing yang diolah dengan cara dibakar justru menyebabkan naiknya tingkat kolesterol.
Baca Juga: Jadwal KIP Kuliah Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2024, Camaba Wajib Perhatikan Timeline Berikut Ini
Untuk itu sebaiknya daging kambing diolah dengan cara direbus atau dikukus agar tidak banyak mengandung kolesterol.
Jadi sate kambing mengandung kolesterol tinggi hanyalah mitos sebab faktanya secara medis daging kambing memiliki tingkat kolesterol yang paling rendah.
Anggapan daging kambing mengandung kolesterol tinggi mungkin karena dikonsumsi secara berlebihan.
Bukan hanya itu mengolahnya dengan cara dibakar juga dapat menaikkan tingkat kolesterol.
Jadi sebaiknya dimasak dengan cara direbus atau dikukus untuk menghindari hal itu.***