Sehat

5 Jenis Makanan dan Minuman Penyebab Sembelit, Nomor 4 Sering Diabaikan!

Oleh: Karseno AJ Kamis 10 Apr 2025, 20:29 WIB
Salah satu pemicu paling umum adalah konsumsi makanan dan minuman tertentu yang menghambat kerja sistem pencernaan.

AYOJAKARTA.COM -- Sembelit atau konstipasi adalah gangguan pencernaan yang umum terjadi, ditandai dengan kesulitan buang air besar, frekuensi BAB yang jarang, atau tinja yang keras.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari stres hingga pola makan yang buruk.

Salah satu pemicu paling umum adalah konsumsi makanan dan minuman tertentu yang menghambat kerja sistem pencernaan.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa asupan harian mereka justru menjadi penyebab utama sembelit.

Untuk itu, penting mengetahui apa saja jenis makanan dan minuman yang bisa meningkatkan risiko sembelit. Simak daftarnya berikut ini agar kamu bisa lebih waspada!

1. Makanan Olahan dan Kemasan

Makanan olahan seperti daging kalengan, sosis, nugget, dan makanan instan umumnya telah melalui proses pengolahan panjang yang mengurangi kadar serat dan nutrisi penting lainnya.

Kandungan serat yang rendah dan tingginya kadar lemak serta pengawet dapat memperlambat proses pencernaan, menyebabkan tinja menjadi keras dan sulit dikeluarkan.

Batasi konsumsi makanan olahan dan perbanyak asupan makanan segar seperti sayuran dan buah-buahan tinggi serat.

Baca Juga: Pola Hidup Sehat dengan Prinsip 5C sesuai Saran Praktis dari Dokter Spesialis

2. Biskuit dan Camilan Manis

Meski praktis dan lezat, biskuit mengandung sedikit serat dan sering kali tinggi gula serta lemak jenuh.

Konsumsi biskuit berlebih, terutama yang dikonsumsi sebagai camilan harian tanpa diimbangi dengan makanan berserat, bisa memicu konstipasi.

Ganti camilanmu dengan pilihan sehat seperti granola bar, buah potong, atau kacang-kacangan tanpa garam.

3. Daging Merah

Jenis daging seperti sapi, kambing, dan kerbau memiliki kandungan mioglobin tinggi yang membuatnya sulit dicerna.

Daging merah membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan protein lain, dan umumnya tidak mengandung serat. Hal ini bisa menyebabkan penumpukan sisa makanan di usus besar.

Konsumsi daging merah secara moderat dan imbangi dengan sayur serta makanan berserat tinggi lainnya.

4. Minuman Berkafein dan Coklat

Kopi, teh berkafein, serta coklat—baik dalam bentuk makanan maupun minuman—bisa berdampak buruk pada sistem pencernaan jika dikonsumsi berlebihan.

Kafein bersifat diuretik, artinya dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat, yang pada akhirnya bisa memicu dehidrasi dan memperkeras tinja.

Jika kamu suka kopi atau coklat, pastikan mencukupkan asupan air putih untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Baca Juga: 4 Bahan Dapur yang Bisa Bantu Bersihkan Pembuluh Darah secara Alami

5. Gorengan dan Fast Food

Siapa yang bisa menolak gorengan dan makanan cepat saji? Sayangnya, jenis makanan ini tinggi lemak jenuh dan rendah serat.

Lemak yang berlebihan dapat memperlambat proses pencernaan dan memperparah sembelit, terutama jika dikonsumsi tanpa disertai asupan serat dan air yang cukup.

Kurangi konsumsi gorengan dan pilih metode memasak sehat seperti kukus atau panggang.

Mencegah sembelit sebenarnya tidak sulit. Kuncinya adalah menjaga pola makan seimbang, cukup minum air putih, dan memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam