Sehat

Omeprazole Dikonsumsi Berapa Kali dalam Sehari? Pahami Dosis dan Efek Samping Penggunaan Obat Ini

Oleh: Asti Aureli Septania Jumat 04 Apr 2025, 05:55 WIB
Omeprazole.

AYOJAKARTA.COMOmeprazole adalah obat yang termasuk dalam kelas proton pump inhibitor (PPI) yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi yang berkaitan dengan kelebihan asam lambung.

Omeprazole biasanya digunakan untuk mengobati penyakit refluks gastroesofagus (GERD), ulkus lambung dan duodenum, esofagitis erosif, serta sindrom Zollinger-Ellison, di mana lambung memproduksi asam berlebih.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah perdarahan saluran pencernaan atas pada pasien yang sakit parah.

Omeprazole bekerja dengan menghambat enzim H+/K+ ATPase pada sel parietal lambung, yang merupakan langkah terakhir dalam sekresi asam lambung.

Dengan mengurangi produksi asam, omeprazole membantu menyembuhkan jaringan yang rusak akibat asam dan mengurangi gejala seperti nyeri ulu hati.

Baca Juga: 6 Nama Obat Sakit Gigi Paling Ampuh dan Tidak Kambuh Lagi, Ada di Apotek

Dosis

Dosis omeprazole bervariasi tergantung pada kondisi yang diobati. Umumnya, obat ini diberikan sekali sehari, namun untuk beberapa kondisi seperti sindrom Zollinger-Ellison, dosis dapat ditingkatkan menjadi dua kali sehari.

Omeprazole tersedia dalam beberapa bentuk sediaan, termasuk:

  • Kapsul dan tablet delayed-release
  • Suspensi serbuk
  • Tablet disintegrasi

Baca Juga: 5 Obat Batuk Berdahak Paling Ampuh dan Gampang Ditemui di Apotek

Efek Samping

Meskipun umumnya ditoleransi dengan baik, omeprazole dapat menyebabkan efek samping seperti:

  • Sakit kepala
  • Diare
  • Nyeri perut

Baca Juga: Sering Kambuh? Ini 7 Golongan Obat Asam Lambung yang Paling Ampuh

Peringatan

Penggunaan jangka panjang omeprazole dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pencernaan dan masalah kesehatan lainnya.

Oleh karena itu, penting untuk menggunakan obat ini sesuai petunjuk dokter dan tidak melebihi durasi yang dianjurkan tanpa konsultasi medis.

Omeprazole adalah pilihan efektif untuk mengelola kondisi terkait asam lambung, tetapi penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati untuk meminimalkan risiko efek samping.***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Tedi Rukmana