Sehat

Sudah Masuk Jakarta, Ini 4 Faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Seseorang Terinfeksi Pneumonia

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 06 Des 2023, 15:42 WIB
Sedikitnya ada 4 faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi Pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma pneumoniae.

AYOJAKARTA.COM - Sedikitnya ada 4 faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi Pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma pneumoniae.

Bakteri ini mudah menyebar melalui udara, terutama di lingkungan yang ramai dan tertutup.

"Sudah ada laporan lisan dari fasilitas kesehatan (faskes) tentang kasus pneumonia di Jakarta. Saat ini, Dinkes DKI Jakarta masih dalam tahap konfirmasi," jelas Imran dikutip dari Republika, Rabu 6 Desember 2023.

Baca Juga: Kasus Pneumonia Ditemukan di DKI Jakarta, Ini Daftar Gejala-gejalanya

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi Mycoplasma pneumoniae:

1. Usia

Mycoplasma pneumoniae lebih sering menyerang orang yang berusia antara 5–40 tahun.

2. Merokok

Merokok dapat merusak sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko infeksi pernapasan, termasuk infeksi Mycoplasma pneumoniae. Penyakit kronis pada saluran pernapasan. Orang yang menderita penyakit kronis pada saluran pernapasan, seperti asma, cystic fibrosis, kanker, atau PPOK, memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi Mycoplasma pneumoniae.

3. Obat penekan sistem kekebalan tubuh

Orang yang mengonsumsi obat penekan sistem kekebalan tubuh dalam jangka panjang, misalnya karena penyakit autoimun atau menerima transplantasi organ, memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi Mycoplasma pneumoniae.

4. Tinggal dalam area yang padat dan terbatas

Orang yang tinggal dalam area yang padat dan terbatas, seperti barak militer atau penjara, lebih mungkin terpapar Mycoplasma pneumoniae.

Cara untuk mengurangi risiko terinfeksi Mycoplasma pneumoniae

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terinfeksi Mycoplasma pneumoniae, yaitu:

- Menghindari kontak dengan orang yang sakit. Jika Anda berada di dekat orang yang sakit, gunakan masker untuk melindungi diri.

- Menjaga kebersihan tangan. Cuci tangan Anda secara teratur dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah menggunakan toilet, sebelum makan, dan setelah menyentuh orang yang sakit.

- Meningkatkan daya tahan tubuh. Makan makanan yang sehat, cukup istirahat, dan berolahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga: Urutan Tipe Golongan Darah yang Paling Panjang Umur, Punya Harapan Hidup hingga 100 Tahun Lebih

Jika Anda mengalami gejala infeksi pernapasan, seperti batuk, demam, dan sesak napas, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis dan memberikan pengobatan yang tepat.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Aris Abdulsalam