AYOJAKARTA.COM – Cacar monyet merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh adanya virus monkeypox. Penyakit ini akan menimbulkan gejala ringan seperti flu, demam, dan ruam.
Penyakit ini merupakan penyakit yang dapat menular dan penularannya dapat terjadi melalui hewan dan manusia. Penularan tidak hanya terjadi dari primata ke manusia, tapi juga dapat terjadi karena adanya paparan dari hewan lain.
Tidak hanya di Indonesia, pasalnya penyakit ini telah menjadi wabah di beberapa negara lain. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah menetapkan cacar monyet sebagai darurat global.
Sedangkan di Indonesia sendiri, kasus cacar monyet pertama kali muncul pada tahun 2022. Kemudian, pada Oktober 2023 pemerintah kembali melaporkan adanya kasus cacar monyet.
Berdasarkan laporan dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada konferensi pers, 26 Oktober 2023, kasus terkonfirmasi adanya cacar monyet di Indonesia hingga pada tanggal tersebut tercatat sebanyak 14 kasus.
Karakteristik dari 14 kasus tersebut, paling banyak didominasi oleh usia 25–29 tahun sebanyak 64 persen. Sisanya usia 30–39 tahun, sebanyak 36 persen.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, terdapat lima kelompok orang yang paling rentan terinfeksi cacar monyet, di antaranya sebagai berikut:
- Pertama, orang yang tinggal bersama. Mereka yang memiliki riwayat kontak erat, termasuk kontak seksual dengan orang yang positif terinfeksi cacar monyet dapat tertular dengan cepat.
- Kedua, orang yang memiliki hewan peliharaan. Mereka yang sering kontak rutin dengan hewan peliharaan memiliki resiko yang tinggi untuk terinfeksi.
- Ketiga, orang memiliki gangguan dengan kekebalan tubuh. Mereka akan beresiko terinfeksi cacar monyet dengan gejala yang serius. Bahkan dapat menyebabkan kematian.
- Keempat, bayi baru lahir dan anak-anak. Mereka memiliki resiko yang cukup tinggi terinfeksi cacar monyet, dengan gejala yang cukup serius.
- Kelima, tenaga kesehatan. Orang yang menjalankan profesi sebagai nakes, wajib menerapkan PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi). Untuk menghindari penularan cacar monyet.***