AYOJAKARTA.COM - Sindrom Cinderella adalah sebuah kondisi di mana seorang wanita cenderung bergantung pada orang lain.
Meskipun tidak dianggap sebagai gangguan kejiwaan, Sindrom Cinderella sering kali terkait dengan masalah psikologis lainnya.
Sindrom ini pertama kali diperkenalkan tahun 1981 oleh penulis bernama Colette Dowling dalam bukunya berjudul The Cinderella Complex: Women's Hidden Fear of Independence.
Tak semua wanita mengalami Sindrom Cinderella, kondisi ini dapat dipengaruhi banyak faktor yang berbeda seperti pola asuh orang tua saat anak masih kecil.
Sindrom Cinderella dapat muncul karena beberapa pengalaman atau kebiasaan yang dialami sejak kecil seperti selalu dikekang orang tua, sering melakukan segala sesuatu bersama orang tua, seringkali dibantah, dimarahi, tidak didengarkan orang tua atau sering dilarang orang tua dengan alasan kasih sayang.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Gaya Rambut Mana yang Paling Kamu Suka? Jawabanmu Ungkap Karakter Tersembunyi
Wanita yang mengalami sindrom ini mungkin menunjukkan tanda-tanda berikut seperti dikutip ayojakarta.com dari Instagram @mudahbergaul pada Selasa (17/10/2023):
1. Manja
Mereka merasa sangat manja dan ingin ditemani untuk melakukan aktivitas.
Jika tidak ada teman, mereka enggan atau tidak mau melakukan sesuatu.
Ini terjadi karena keinginan mereka selalu dituruti saat masih kecil.
2. Selalu ingin dilindungi
Mereka cenderung ingin bersembunyi di balik orang lain dan takut menghadapi masalah sendiri.
Ini bisa disebabkan oleh pengalaman di masa kecil di mana mereka selalu dikekang orang tua.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Kamu Lihat Gunung Es atau Wajah? Ungkap Apa yang Jadi Prioritas Kamu
3. Takut kehilangan
Mereka cenderung sangat takut jika ada orang yang tidak menyukai atau mendapat penolakan.
Hal ini mungkin terjadi karena mereka selalu melakukan aktivitas di masa kecil dengan pendampingan orang tua.
4. Ketergantungan pada orang lain
Mereka kesulitan membuat keputusan sendiri dan selalu mengandalkan orang lain.
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa mereka tidak pernah didengarkan atau sering dibantah orang tua saat masih kecil.
Baca Juga: Atasi Gejala ‘Remaja Jompo’, Simak 5 Tips Hidup Sehat ala Tokopedia
Untuk mengatasi Sindrom Cinderella Complex, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Yakinkan diri bahwa kamu bisa mengambil keputusan besar tanpa bantuan pasangan.
- Diskusikan keinginan untuk menjadi lebih mandiri dengan pasangan.
- Temukan potensi dalam diri.
- Tingkatkan harga diri.
- Bergabung dengan komunitas wanita yang mengalami situasi serupa untuk saling mendukung.
- Tetapkan batasan dalam hubungan dengan pasangan.
Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan.
Segera jadwalkan konsultasi dengan seorang ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat.***