AYOJAKARTA.COM - Dalam dua pekan terakhir istilah racun sianida banyak dibahas di YouTube dan media mainstream.
Hal ini terkait dengan video dokumenter Netflix berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso".
Sianida adalah jenis racun yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian dengan cepat.
Baca Juga: Terungkap! Jessica Wongso Sempat Nonton Film Pembunuhan dengan Sianida Sebelum Bunuh Mirna
Namun, perlu diketahui bahwa sianida juga ditemukan dalam beberapa jenis makanan alami, meskipun jumlahnya sangat sedikit.
Sianida adalah senyawa kimia yang terdiri dari unsur karbon dan nitrogen, dapat ada dalam bentuk gas, cairan, atau padat.
Senyawa ini memiliki sifat racun yang sangat kuat dan bisa dihasilkan secara alami atau dibuat oleh manusia.
Baca Juga: Divonis Penjara Karena Es Kopi Sianida, Ternyata ini Film yang Diduga Menginspirasi Jessica Wongso
Sianida dapat ditemukan dalam asap rokok, bahan pembuat kertas, tekstil, dan plastik.
Selain itu, senyawa ini juga dapat ditemukan secara alami dalam beberapa bahan makanan.
Namun, jika tidak diolah atau dikonsumsi dengan benar, Anda berisiko mengalami keracunan sianida.
Baca Juga: Jaksa Shandy dan Prof Edy Bantah Pernyataan dr. Djaja: Racun Sianida Ditemukan Setelah Embalming
Dosis sianida sekitar 1–2 miligram per kilogram berat badan diketahui bisa menyebabkan kematian.
Namun, dalam dosis lebih kecil, sianida tetap berbahaya bagi jantung dan otak, bahkan bisa menyebabkan koma.
Berikut adalah empat jenis makanan dan buah yang secara alami mengandung atau menghasilkan sianida, dilansir AyoJakarta.com dari laman Alodokter.com, Kamis (12/10/2023):
Baca Juga: Menguak Fakta Terbaru, Jessica Wongso Ternyata Pernah Nonton Film Pembunuhan Pakai Sianida
1. Apel
Biji apel mengandung zat amigdalin yang, saat berinteraksi dengan enzim pencernaan, dapat melepaskan sianida.
Namun, Anda perlu mengonsumsi sekitar 200 biji apel untuk mencapai dosis sianida yang berbahaya.
2. Kacang Almond
Kacang almond pahit mentah mengandung amigdalin glikosida, zat kimia yang dapat melepaskan racun sianida saat dikonsumsi.
Oleh karena itu, pengolahan seperti pemanggangan atau perebusan diperlukan untuk mengurangi kadar sianida dalam almond.
Alternatifnya, pilih kacang almond manis yang memiliki kadar amigdalin glikosida yang lebih rendah.
3. Buah Persik dan Aprikot
Biji buah persik dan aprikot mengandung zat glikosida sianogenik yang dapat berubah menjadi sianida ketika dikonsumsi.
Namun, biji buah ini aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, sekitar 6–10 biji per hari.
4. Singkong
Singkong mengandung glikosida sianogenik yang dapat melepaskan sianida saat dikonsumsi secara mentah, berlebihan, atau dalam pengolahan yang salah.
Oleh karena itu, pastikan untuk mengolah singkong dengan benar sebelum mengonsumsinya.
Baca Juga: Segini Jumlah Kenaikan Kekayaan Sandhy Handika, Jaksa yang Tangani Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso
Salah satu cara adalah dengan memadukan singkong dengan makanan yang mengandung protein, karena protein dapat membantu menghilangkan sianida dari tubuh.
Dengan mengetahui empat makanan alami yang yang mengandung sianida ini, maka penting untuk mengonsumsi makanan tersebut secara bijak dan memprosesnya dengan tepat untuk mencegah risiko keracunan sianida.
Jika mengalami gejala keracunan sianida setelah mengonsumsi makanan tertentu, segera cari bantuan medis.***