AYOJAKARTA.COM - Bagi sebagian besar umat manusia, mencapai usia 100 tahun terdengar seperti tujuan yang mustahil tercapai.
Namun menurut seorang Pakar Kardiologi bernama Dr John Day, berdasarkan hasil penelitiannya sebenarnya bukan itu masalahnya.
Menurutnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk memiliki kepribadian yang sehat yang akan membantu menjaga kesehatan Anda hingga menembus usia 100 tahun.
Dalam blognya, dia mengatakan meskipun kebanyakan orang beranggapan bahwa hidup hingga 100 tahun ditentukan oleh gen keberuntungan, tapi ada banyak penelitian yang menunjukkan hal sebaliknya.
Misalnya studi penting yang mengamati 2.872 anak kembar di Denmark yang lahir antara tahun 1870-1900.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya 25 persen orang yang usianya panjang ditentukan oleh gen.
Sisanya atau sebagian besar 75 persen, ditentukan oleh pilihan gaya hidup.
Tentu saja gaya hidup ini juga dipengaruhi oleh kepribadian yang dimiliki.
Kepribadian kita menentukan prioritas, tingkat stres, pola pikir, hubungan dan banyak lagi.
4 Rahasia Kepribadian Centenarian
Menurut penelitian dari empat studi centenarian besar (Georgia Centenarian Study, Jewish Centenarian Study, Tokyo Centenarian Study, Swedish Centenarian Study) terdapat empat ciri kepribadian utama yang umum di antara mereka yang mampu hidup hingga mencapai usia 100 tahun.
Mari kita lihat lebih dekat bagaimana ciri-ciri kepribadian ini mendukung hidup hingga usia 100 tahun:
Baca Juga: Tes IQ Asah Otak: Hanya Orang Jenius yang Bisa Temukan Wanita Kriminal dalam 6 Detik, Kamukah Itu?
1. Santai
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang hidupnya santai memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah.
Santai bukan berarti membuang-buang waktu tapi lebih kepada mindset.
Seperti diketahui, stres dan kecemasan benar-benar membuat seseorang lebih cepat menua.
Menurut penelitian tertentu, orang dengan tingkat stres yang tinggi menua lebih cepat 10 tahun dibandingkan dengan mereka yang biasanya mengalami lebih sedikit stres.
Stres yang tinggi juga menyebabkan tubuh mudah terkena penyakit.
Oleh karena itu, menjadi lebih santai dikaitkan dengan DNA yang lebih sehat dan peluang umur panjang yang lebih baik.
2. Optimis
Penelitian juga menunjukkan bahwa orang optimis hidup lebih lama dibandingkan orang pesimis.
Orang optimis cenderung makan dengan benar dan berolahraga secara teratur.
Mereka percaya bahwa akan bertahan lebih lama dan harus menjaga diri sendiri.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang optimis hidup delapan tahun lebih lama dari orang yang pesimis.
3. Sering tertawa dan gembira
Menurut penelitian, tertawa mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.
Penelitian menyimpulkan bahwa tertawa telah menunjukkan manfaat fisiologis, psikologis, sosial, spiritual dan kualitas hidup.
Selain itu, terdapat bukti bahwa orang yang sering tertawa memiliki risiko lebih rendah terkena serangan jantung.
Siapa yang mengira bahwa tertawa lebih banyak dapat menyelesaikan begitu banyak masalah?
Baca Juga: 5 Fakta Unik tentang Lebaran di Indonesia, Mana Saja yang Kamu Sering Lakukan?
4. Bersikap ramah
Orang yang supel lebih mampu menjalin pertemanan dan membentuk hubungan yang bermakna.
Hal ini sangat penting dalam menjaga suasana hati tetap tinggi dan tingkat stres tetap rendah.
Hati yang ramah artinya menerima diri sendiri apa adanya dan tidak membanding-bandingkan dengan orang lain.
Sebuah penelitian bahkan melaporkan bahwa orang yang supel secara umum lebih bahagia dibandingkan mereka yang pemalu.
Baca Juga: Fakta Unik Kopi: Salah Satunya Ada Hari Kopi Sedunia hingga Larangan Meminumnya
Itulah empat kepribadian positif yang biasanya dimiliki orang yang berusia 100 tahun.
Dari penelitian yang telah dipaparkan Dr John Day, ada beberapa kepribadian yang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang berusia lebih dari 100 tahun.
Kepribadian-kepribadian ini dapat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap umur panjang mereka.
Meskipun tidak ada jaminan bahwa memiliki kepribadian ini akan membuat seseorang hidup lebih lama, tetapi kepribadian ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjalani hidup lebih sehat dan bahagia.***