AYOJAKARTA.COM - Adanya perubahan pola tidur dan asupan makan yang terjadi selama Ramadan biasanya akan membawa dampak bagi banyak orang.
Maka tidak mengherankan jika setelah Ramadan dan perayaan Idul Fitri, banyak masyarakat yang tiba-tiba merasakan tidak enak badan.
Timbulnya rasa lemas yang merupakan hal lumrah ketika berpuasa Ramadan tetap terjadi meskipun sudah melewati suasana Idul Fitri.
Banyak masyarakat yang selepas Ramadan mengeluhkan kondisi badan kurang fit, pegal-pegal dan terasa lebih berat.
Sehubungan dengan kondisi yang banyak dikeluhkan masyarakat setelah Idul Fitri, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS OMNI Richard Suwandi memberi sejumlah tips.
Menurut Dokter Richard Suwandi, gangguan kesehatan yang terjadi saat mendekati musim Lebaran memang biasa terjadi di masyarakat.
Selain gangguan pernapasan dan saluran pencernaan, umumnya masyarakat mengalami gangguan pada persendian.
Durasi melakukan perjalanan atau traveling menurut Dokter Richard Suwandi menjadi salah satu penyebab utama timbulnya gangguan pernapasan.
“Sewaktu melakukan perjalanan dengan berkendara, baik kendaraan pribadi atau umum, biasanya seseorang akan terkena polusi udara,” jelas Dokter Richard Suwandi.
Gangguan pernapasan yang umum terjadi di masyarakat juga diakibatkan karena penularan yang terjadi di tempat-tempat umum ataupun kondisi AC yang kotor.
Adanya perubahan pola hidup ketika Lebaran yang sulit dikendalikan menurut Dokter Richard Suwandi menjadi penyebab timbulnya masalah kesehatan.
“Timbul penyakit seperti hipertensi, gula darah, kolesterol dan ini biasa terjadi saat Lebaran,” imbuh Dokter Richard Suwandi.
Penyakit yang timbul akibat perubahan pola hidup ketika musim Lebaran merupakan hal yang patut diwaspadai.
“Dalam waktu singkat, penyakit tersebut dapat mengakibatkan gejala-gejala lain yang lebih berisiko,” ujarnya.
Baca Juga: Kemenkes Siapkan Sederet Layanan Kesehatan Haji 2023
Sebagai langkah antisipasi terjadinya penurunan kualitas kesehatan ketika musim Lebaran, Dokter Richard Suwandi memberikan sejumlah tips untuk dilakukan.
Masyarakat perlu lebih cermat menjaga kesehatan dengan memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi.
Memperhatikan asupan kalori dari setiap jenis menu yang akan disantap juga perlu dijadikan bahan pertimbangan.
Selain itu, Dokter Richard Suwandi juga menyarankan agar mengonsumsi satu jenis lauk apabila sudah terlalu banyak mengonsumsi kue Lebaran.
Baca Juga: Jelang Arus Mudik, BPJS Kesehatan Hadirkan 5 Posko Mudik dan 1 Posko Arus Balik, Catat Lokasinya!
Mengurangi kuantitas ataupun asupan nasi maupun karbohidrat jika sudah banyak mengonsumsi kue merupakan suatu keharusan.
Masyarakat perlu membatasi diri dari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung coklat, keju ataupun lemak.
Berikutnya, agar kondisi badan tetap fit setelah Lebaran adalah dengan banyak mengonsumsi air minum serta mulai berolahraga.
Demikian tips sehat setelah Lebaran yang dirangkum Ayojakarta pada Kamis 27 April 2023 dari YouTube Metro TV.***