Sehat

Bau Mulut saat Puasa? Apa Sih Penyebabnya? Begini Penjelasan Ahli dan Cara Mengatasinya

Oleh: Jasmi Anes Sabtu 25 Mar 2023, 14:24 WIB
Ilustrasi apa penyebab bau mulut saat puasa Ramadan, lalu bagaimana cara mengatasinya.

AYOJAKARTA.COM - Permasalahan yang timbul saat melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan adalah bau mulut.

Hal ini tentu saja bisa menurunkan rasa percaya diri ketika sedang berinteraksi kepada orang lain.

Di artikel ini, akan dibahas apa penyebab bau mulut saat puasa Ramadan, lalu bagaimana cara mengatasinya.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Kuliner Buka Puasa Enak di Solo ala Anak Presiden, Jadi Favorit saat Nikahan Kaesang dan Erina!

Penjelasan Ahli dan Cara Mengatasi Bau Mulut saat Puasa

“Hallitosis atau bau mulut disebabkan karena adanya gas ya adanya volatile sulfur compound,” jelas Dokter Gigi Yulia Rahma, spesialis stereo dari Rumah Sakit YARSI Jakarta, dikutip dari siaran Ramadan Kita, Sabtu, 25 Maret 2023.

Bisa dikatakan peristiwa tersebut disebabkan karena adanya peningkatan bakteri anaerob di dalam rongga mulut

Sedangkan peningkatan bakteri anaerob karena di dalam rongga mulut itu ada beberapa tempat/lokasi yang bisa menyebabkan terjadinya penumpukan dari bakteri.

Baca Juga: Jangan Skip Sahur Puasa Ramadan, Buya Yahya Ungkap Keberkahan Luar Biasa dan Waktu Terbaik

Misalnya lidah, gigi berlubang, dan adanya karang gigi yang ada di rongga mulut.

Cara mengatasi bau mulut saat puasa adalah dengan cara membersihkan lidah dan menggosok gigi secara dengan cermat.

Kalau ada gigi yang berlubang, sebelum memasuki bulan puasa sebaiknya ditambal terlebih dahulu.

Sedangkan untuk karang gigi, disarankan dibersihkan secara berkala yakni 4-6 bulan sekali.

Kalau sudah dibersihkan bakteri-bakteri yang di dalam papil-papi lidah dan rongga mulut bisa tereliminasi.

Baca Juga: WAJIB TAHU! Apakah Mimpi Basah Bikin Puasa Jadi Batal? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad Berikut  

Selanjutnya Dokter Yulia Rahma juga mengatakan hindari makanan yang mempunyai bau merangsang, misalnya jengkol, pete dll.

Kadi ketika sahur, lebih baik konsumsi makanan yang tak berbau merangsang dan juga jangan lupa untuk konsumsi air putih yang banyak.

Seperti yang kita ketahui, ketika menjalankan ibadah puasa air liur cenderung kering, nah pada saat itu aktivitas bakteri semakin meningkat yang disebabkan munculnya gas volatile sulfur compound tersebut.

Faktor lainnya adalah karena kurangnya aktivitas mengunyah saat puasa, yang sebabkan produksi air liur berkurang.

Baca Juga: Geger Larangan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadan Bagi Pejabat dan ASN, Ustaz Zacky Mirza Sebut Dua Hal Ini

Mengunyah sejatinya adalah proses pembersihan daerah-daerah gigi, dan juga pembentukan produksi air liur.

Jadi bau mulut saat puasa adalah hal yang lumrah, namun untuk menghindari itu semua bisa diatasi dengan memperhatikan kebersihan gigi dan rongga mulut.

Serta perhatikan konsumsi makanan saat sahur dengan menghindari makanan yang merangsang bau-bauan.***

Reporter Jasmi Anes
Editor Tedi Rukmana