Sport

Jokowi Pimpin Rapat Persiapan Piala U-20, Minta Agar Infrastruktur dan Peralatan Sesuai Standar FIFA

Oleh: Putri Ratnasari Jumat 11 Nov 2022, 13:48 WIB
Jokowi jadi Pemimpin Rapat Persiapan Piala U-20, Minta agar Infrastruktur serta Peralatan Sesuai Standar FIFA

AYOJAKARTA.COM---Presiden RI Jokowi meminta agar infrastruktur dan peralatan saat Piala Dunia U-20 sesuai standar FIFA.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin Rapat mengenai Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Tahun 2023, di Istana Merdeka, Jakarta.

Seperti yang diketahui, Indonesia ditunjuk FIFA menjadi tuan rumah dalam pergelaran Piala Dunia U-20 pada tahun 2023, sehingga Jokowi mengadakan Rapat Terbatas mengenai penyelenggaraan itu.

Baca Juga: 4 Profesi Unik Pemain Bola Setelah Pensiun, Ada yang Jadi Guru Zumba hingga Juru Masak

Pemerintah sudah menyiapkan enam lokasi untuk menggelar acara Piala Dunia U-20 tersebut.

“Tadi baru saya diadakan Rapat Terbatas yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden, membahas tentang persiapan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA U-20 World Cup Tahun 2023 yang akan datang,” terang Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam keterangan pers usai mengikuti Ratas.

Menpora meyampaikan, saat Ratas Presiden Jokowi meminta jajaran terkait untuk memastikan kesiapan.

Baca Juga: Shin Tae Yong dan Timnas U20 Sudah Tiba di Turki, Intip Keseruan Mereka Sedang Mengikuti Serangkaian Latihan

Persiapan itu mulai dari infrastruktur hingga peralatan yang disesuaikan dengan standar yang telah ditetapkan oleh FIFA.

“Bapak Presiden memutuskan (menginstruksikan) kepada kami menteri-menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah memenuhi apa yang dikehendaki oleh FIFA,” ujar Menpora dilansir dari Ayosolo.id dalam artikel Pimpin Rapat Persiapan Piala Dunia U-20, Presiden Jokowi Minta Infrastruktur dan Peralatan Sesuai Standar FIFA

FIFA telah melakukan inspeksi ke Indonesia pada bulan Juni 2022.

Ditemukan masih terdapat beberapa kekurangan pada kondisi infrastruktur dan peralatan yang harus segera dilengkapi.

Baca Juga: Halo Bacuya! Maskot Piala Dunia U20 2023 di Indonesia Resmi Dirilis FIFA

FIFA berharap agar kekurangan tersebut dapat segera dilengkapi selambat-lambatnya pada bulan Oktober 2022.

“Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami untuk segera memperbaiki itu karena kita ada deadline. Kira-kira sekitar Oktober, FIFA akan melihat,” ujar Zainudin Amali.

Dirinya juga menjelaskan bahwa sebelumnya sejumlah stadion dan fasilitas telah siap untuk penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 yang rencananya diadakan pada tahun 2021.

Baca Juga: Ironis, Sungguh Dilematis! Daftar 10 Tim Nasional dari Negara Kuat yang Absen di Ajang Piala Dunia 2022 Qatar

Namun, karena terjadinya penundaan dan juga telah digunakannya fasilitas tersebut pada berbagai ajang pertandingan, maka diperlukan sejumlah perbaikan di fasilitas tersebut.

“Saya beri contoh, seperti Stadion Manahan Solo yang tadinya sudah siap, tetapi pada saat itu kita gunakan untuk turnamen pramusim, dua kali bahkan turnamen pramusim, yaitu Piala Menpora dan Piala Presiden, kemudian untuk kompetisi Liga musim 2021/2020 dan 2022/2023, dan terakhir digunakan untuk ASEAN Para Games, sehingga kondisinya masih perlu perbaikan lagi. Sama halnya dengan stadion-stadion lainnya, seperti Si Jalak Harupat, Bandung dan lain sebagainya,” jelas Menpora.

Baca Juga: Mau Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar, Simak Syaratnya!

Menpora juga sempat menyampaikan bahwa pihak FIFA memberikan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan Indonesia baik pusat dan daerah untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20.

“Ini kan tempatnya ada di enam provinsi, nah komitmen yang disampaikan oleh baik itu gubernur maupun bupati atau wali kota sebagai host city agreement itu juga diapresiasi dengan baik oleh FIFA,” tambahnya.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Presiden FIFA Harapkan PSSI Fokus Lakukan Perbaikan, Imbas Tragedi Kanjuruhan

Karena Presiden RI tersebut dinilai begitu perhatian kepada PSSI dan tim nasional.

Dan teruntuk Piala Dunia U-20 nanti, pelatih Shin Tae-yong sudah mengajukan tujuh nama yang ingin dinaturalisasi.

Tujuh nama itu yakni pemain asal Belanda dan memiliki darah Indonesia.

‘’Yang dua sudah pasti mau karena kita sudah komunikasi. Sedangkan lima pemain lagi akan kita komunikasikan selanjutnya. PSSI sudah membentuk tim untuk segera berangkat ke Belanda guna bertemu dengan keluarga si pemain,’’ terang Ketua Umum PSSI.

Baca Juga: Presiden Tak Sebut PSSI Dalam Kerja Sama dengan FIFA, Coach Justin: Kemungkinan Tidak Akan Dilibatkan

Iriawan mengungkapkan bahwa tim U-20 ditargetkan minimal lolos ke babak kualifikasi grup.

Akan tetapi, bila ada penambahkan pemain naturalisasi, Shin Tae-yong telah menjanjikan kepada PSSI bisa berbuat banyak.

"Jadi naturalisasi ini adalah keinginan pelatih. Jadi sesuai kebutuhan tim. Shin sudah tau mana pemain yang dibutuhkan dan posisinya di mana," ungkapnya.

Baca Juga: Shin Tae Yong Mundur Jika Ketua Umum PSSI Iriawan Mundur Akibat Tragedi Kanjuruhan, Ini Alasannya

Sebelumnya telah diketahui saat Rapat Dewan FIFA pada tanggal 24 Oktober 2019 di Shanghai, Tiongkok memutuskan bahwa Indonesia dipilih sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan Piala Dunia FIFA U-20 Tahun 2021.

Namun karena adanya Pandemi covid-19, penyelenggaraan kompetisi ini ditunda hingga ke tahun 2023.

Keenam provinsi yang akan menggelar penyelenggaraan tersebut yaitu di DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Baca Juga: Selebriti Sentil Ketua PSSI Usai Main Bola dengan Presiden FIFA, Ada Vino G Bastian hingga Ernest Prakasa

Di Jawa Tengah diketahui akan menggunakan venue Stadion Manahan, di Kota Solo.

Selain Stadion Manahan sebagai venue utama, Pemkot Surakarta telah menyiapkan empat lapangan pendukung, antara lain Stadion Sriwedari, Lapangan Kottabarat, Lapangan Banyuanyar, dan Lapangan Sriwaru.***

Reporter Putri Ratnasari
Editor Kiki Dian Sunarwati