Sport

Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Jiwa, Ganjar Pranowo: Semoga Diterima Amal Baiknya

Oleh: Redaksi Senin 03 Okt 2022, 13:38 WIB
Caption foto 1: Ganjar Pranowo sampaikan duka cita dan doa untuk korban Kanjuruhan (Instagram/@ganjar_pranowo)

AYOJAKARTA – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turut berduka cita atas musibah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/22). Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya @ganjar_pranowo yang disukai ratusan ribu pengguna Instagram.

Laga antara arema FC dan Persebaya pada Sabtu kemarin meninggalkan luka terdalam bagi banyak orang. Pasalnya setelah pertandingan berakhir justru terjadi kerusuhan yang memakan nyawa ratusan orang. Atas tragedi tersebut, Ganjar Pranowo menyampaikan duka citanya kepada para korban.

Unggahan foto hitam putih para suporter yang turun ke lapangan bertuliskan ucapan duka cita tersebut diupload Ganjar dengan caption yang berharap agar amal korban diterima di sisi-Nya dan diampuni dosa-dosanya.

Baca Juga: Kisah Haru Perjuangan Sang Ibu Tak Sempat Sambangi Anaknya, Usai Jadi Korban Tragis Kanjuruhan

Beragam komentar dari warganet memenuhi kolom komentar, salah salah satunya datang dari akun @hisamadnn yang menulis bahwa lebih baik tanpa sepak bola jika itu sampai menghilangkan nyawa.

“Sejatinya sepak bola untuk hiburan, jika sampai menghilangkan nyawa, lebih baik tanpa sepak bola. #prayformalang” komen akun @hisamadnn.

Lebih lanjut, Ganjar Pranowo juga mengunggah video saat suporter sepak bola dari berbagai kota di Jawa Tengah mengadakan doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan. Diketahui terdapat beberapa titik kumpul yakni di kota Surakarta, Semarang, Grobogan, Magelang, Pati, dan Cilacap.

Dengan menggunakan baju hitam dan menyalakan lilin, lagu perpisahan, sholawat, dan doa dilantunkan bersama-sama untuk para korban Tragedi Kanjuruhan.

Hingga siang ini dilansir dari suara.com, data terakhir menyebutkan bahwa korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan sebanyak 125 orang, dan sebanyak 323 mengalami luka-luka. ***

Penulis: Dilla Anggraini

Reporter Redaksi
Editor Dian Naren