Sport

Bantah PSSI, Jakpro Buka Suara Bahwa JIS Mengusung Konsep Standar FIFA

Oleh: Nabila Prajna Paramita Sabtu 10 Sep 2022, 16:13 WIB
Manajer Proyek Jakarta International Stadium, Arry Wibowo, saat diwawancarai rekan-rekan media Balai Kota di ruang konferensi pers JIS, (14/1/2022).

AYOJAKARTA.COM - Pertandingan matchday antara Indonesia vs Curacao gagal digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada putaran kedua 27 September 2022 setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengomentari kelayakan stadion.

Namun pihak PT Jakarta Propertindo (Jakpro) membantah tuduhan PSSI dengan mengkalim bahwa stadion ini telah memenuhi teknis dan persyaratan stadion dengan standar FIFA.

Dikutip melalui Instagram @jakinstadium, dituliskan bahwa JIS merupakan salah satu stadion yang mirip dengan stadion di Eropa baik secara desain maupun fasilitas.

Baca Juga: Jenderal Bintang 3 Ikut Bongkar Skandal Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf, Begini Pengakuannya

Pada saat perencanaan stadionnya, Jakpro juga didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada sat perencanaan dan desain JIS dilakukan.

“Jadi, sudah sesuai dengan standar FIFA, ya, perencanaan dan konstruksinya. Nantinya, pada saat JIS ini dijadikan salah satu tuan rumah atau venue untuk event, lisensi FIFA itu akan dilakukan asesmen kembali,” kata Manajer Proyek JIS Arry Wibowo, pada konferensi pers di ruang konferensi JIS beberapa waktu lalu.

Selain itu, JIS juga dirancang oleh konsultan terkenal dari Inggris yaitu Buro Happold. Kiprah Buro Happold dalam merancang stadion tak perlu diragukan lagi dengan jam terbang yang ia punya.

Baca Juga: Lihat Kuat Maruf Bopong Putri Candrawathi ke Kamar, Susi ART Ferdy Sambo Dengar Rintihan dari Kamar Majikan

Hasil stadion besar yang berhasil ia rancang yaitu Totenham Hotspur Stadium di London serta perancang beberapa stadion Piala Dunia Qatar 2022.

Pada peraturan FIFA yang terbaru, menurut Arry, desain stadion modern perlu memperhatikan isu keberlanjutan lingkungan.

Salah stunya stadion direkomendasikan agar terintegrasi dengan saraana transportas publik.

Itu sebabnya, fasilitas parkir di JIS daya tampungnya terbatas agar penonton atau supporter yang berkunjung ke stadion lebih mengutamakan untuk menggunakan transportasi publik dibandingkan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Ingin Rezeki Terus Mengalir Deras dan Berkah? Ikuti 5 Perbuatan Sederhana dari Mbah Moen Ini

Pernyataan Arry merupakan buntut dari pihak PSSI yang memandang bahwa JIS hanya bisa menampung sekitar 800 unit kendaraan roda empat untuk parkir.

Menurutnya hal tersebut sangat riskan mengingat animo masyarakat Indonesia dalam menonton timnas cukup tinggi.***

Reporter Nabila Prajna Paramita
Editor Tedi Rukmana