TEBET, AYOJAKARTA -- Trofi Piala Thomas berhasil mendarat di Indonesia pada Jumat, 5 November 2021. Lambang supremasi bulutangkis beregu putra dunia itu dipinjam sementara untuk keperluan sejumlah acara seremoni di Tanah Air.
Trofi tersebut dikirim oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) dari markasnya di Kuala Lumpur, Malaysia, yang kemudian diserahkan ke markas pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Piala Thomas diserahkan oleh Kabid Pengembangan Daerah PP PBSI Sudarto Adinagoro kepada manajer tim Eddy Prayitno, yang kemudian memberikan kepada pahlawan kemenangan, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.
Keberadaan trofi Piala Thomas di Indonesia, diharapkan dapat memacu motivasi bagi pemain-pemain lain, terutama pemain junior. Hal itu diungkap oleh Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie.
"Pasti senang banget dan puji Tuhan Piala Thomas yang kita rebut di Aarhus, Denmark lalu, bisa kembali ke Tanah Air. Harapannya, semoga bisa memotivasi dan memberi semangat kepada teman-teman, terutama pemain junior, untuk bisa mempertahankan lagi, pada kejuaraan mendatang," kata Jojo, dalam keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Sabtu 6 November 2021.
Indonesia berhasil merebut Piala Thomas 2020 setelah menjadi yang terbaik dalam pertandingan di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.
Pada partai final yang berlangsung tanggal 17 Oktober 2021, Anthony Sinisuka Ginting dkk., sukses mengalahkan China dengan skor meyakinkan 3-0.
Bagi Skuat Merah-Putih, keberhasilan tersebut semakin meneguhkan dominasi dalam perebutan lambang supremasi bulutangkis beregu putra.
Hingga kini, Indonesia tercatat menjadi negara peraih titel terbanyak dengan 14 kali merebut Piala Thomas sejak pertama kali merebutnya di Singapura tahun 1958.