TEBET, AYOJAKARTA -- Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah ajang bulu tangkis level atas, setelah terakhir kali terselenggara pada Januari 2020. Setelah itu, belum ada turnamen yang kembali diadakan karena pandemi hebat yang melanda Indonesia dan dunia.
Namun kali ini bukan Jakarta yang biasanya menjadi tempat diselenggarakannya turnamen bulu tangkis internasional, melainkan Bali. Pulau seribu pura ini akan menjadi tuan rumah tiga penyelenggaraan turnamen bulu tangkis.
Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membeberkan alasan dibaliknya pemilihan Bali sebagai tuan rumah menggantikan Jakarta. Dipilihnya Pulau Dewata sebagai tempat penyelenggaraan kejuaraan bergengsi ini, menurut PBSI, karena situasi pandemi yang melandai di Bali.
Terlebih, vaksinasi di Pulau Dewata juga dinilai sudah berjalan sangat baik dan mencapai 100 persen. Selain itu, alasan lain karena untuk memulihkan kembali pariwisata di Pulau Dewata.
"Terima kasih kepada PBSI yang memilih Bali sebagai tempat penyelenggaraan kejuaraan bulutangkis internasional ini. Ajang ini akan kita dukung secara maksimal karena bisa menjadi citra positif bagi Bali untuk membangkitkan kembali pariwisata dan perekonomian Bali," tutur Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster, dalam pernyataan resmi yang diterima Ayojakarta, Jumat 29 Oktober 2021.
Adapun, tiga turnamen yang dimaksud adalah Daihatsu Indonesia Masters 2021 BWF World Tour Super 750 berhadiah total 600 ribu dollar AS yang digelar pada 16-21 November.
Lalu SimInvest Indonesia Open 2021 BWF World Tour Super 1000 berhadiah total 850 ribu dollar AS (23-28 November), dan ditutup dengan BWF World Tour Finals berhadiah total 1,5 juta dollar AS (1-5 Desember).
Ajang tersebut diselenggarakan secara bubble dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19 di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali.