Sport

Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Kevin/Gideon Tak Ingin Menggebu-gebu

Oleh: Admin Selasa 29 Jun 2021, 15:12 WIB
Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Kevin/Gideon Tak Ingin Menggebu-gebu (dok. PBSI)

TEBET, AYOJAKARTA -- Ganda putra nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo terus mematangkan performa menuju Olimpiade Tokyo 2020. Kurang dari satu bulan sebelum perhelatan akbar tersebut, Marcus/Kevin mengaku persiapan mereka sudah mencapai 80%.

Saat ini, mereka mulai memasuki latihan ke pola permainan. Hal ini dikarenakan jadwal keberangkatan mereka ke Tokyo yang sudah semakin dekat. 

Kendati mengaku persiapan sudah hampir sempurna, keduanya masih harus meningkatkan fokus dan harus lebih siap dalam semua sisi. 

Berbicara persaingan, Marcus/Kevin mengatakan bahwa mereka akan menghadapi lawan yang sama beratnya, terlebih dengan kondisi pandemi saat ini.

"Peta kekuatan sekarang kita tidak tahu. Kita sudah lama tidak pertandingan, terus kita tidak tahu lawan berkembang seperti apa. Jadi sebenarnya semua 50:50, sama-sama tidak tahu kekuatan masing-masing," ungkap Kevin, seperti dilansir dari Tim Humas PP PBSI, Selasa 29 Juni 2021.

Sepakat dengan Kevin, Marcus juga menyampaikan tekanan tidak hanya datang dari lawan, namun pertandingan itu sendiri.

"Turnamennya besar dan kita harus menjaga biar tidak kena. Kita juga tidak tahu kena atau enggaknya. Ya harus banyak berdoa biar dikasih keberuntungan," lanjut Marcus.

Tidak ada pertandingan pemanasan yang kompetitif sebagai ajang uji coba, tidak membuat Marcus/Kevin pesimistis. Mereka yakin dengan menjalani latihan di pelatnas saja sudah cukup menjadi bekal mereka untuk menghadapi olimpiade.

Marcus menilai bahwa pola latihan di Pelatnas sudah cukup seimbang. Seluruh pemain di Pelatnas, kata dia, mempunyai kualitas pemain top dunia.

Sebagai debutan di olimpiade, Marcus/Kevin mencoba untuk tidak terlalu menggebu-gebu. Mereka ingin selalu mengontrol ekspektasi di olimpiade nanti 

"Ini olimpiade pertama saya. Jadi ya dinikmati saja, dijalani saja. Yang penting berusaha. Lawan terberat kan mengalahkan diri sendiri dan saya tidak mau menyesal. Saya mau memberikan yang terbaik di setiap kesempatan," tutur Kevin.

Marcus juga mengatakan demikian. Dia dan partnernya di lapangan tidak ingin menjadikan olimpiade pertama mereka menjadi tekanan dan beban yang tinggi.

"Semua pasti mau menang, tapi hasilnya kan cuma Tuhan yang tahu. Apalagi kondisi sedang ada pandemi seperti ini, kita tidak tahu ke depannya bagaimana," ujarnya.

Pemain yang akan menempati unggulan pertama di Olimpiade Tokyo 2020 itu juga sadar akan pentingnya kesehatan mereka.

"Jangan sampai sakit. Kalau sakit belum tanding kan sudah kalah," jelas Marcus.

Olimpiade Tokyo 2020 dihelat pada 23 Juli hingga 8 Agustus mendatang. Tim bulutangkis Indonesia akan bertolak lebih awal ke Jepang untuk proses aklimatisasi, tepatnya pada tanggal 8-18 Juli di Prefektur Kumamoto.

Reporter Admin
Editor Husnul Khatimah