Sport

Turnamen Piala Menpora 2021, Exco PSSI Minta Stakeholder Sepak Bola Taat Aturan Polri

Oleh: Admin Jumat 19 Feb 2021, 14:58 WIB
Anggota Exco PSSI, AS Sukawijaya (Ayojakarta/Budi Cahyono)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali telah bertemu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membahas keberlangsungan kompetisi Tanah Air.

Dalam pertemuan itu, Kapolri memberikan lampu hijau bergulirnya kompetisi Liga 1, namun dengan berbagai persyaratan yang ketat, salah satunya penegakan protokol kesehatan (prokes) serta kompetisi tanpa penonton.

Anggota Exco PSSI, AS Sukawijaya mengapresiasi kerja keras dari Menpora yang gigih memperjuangkan keluarnya izin kompetisi, walaupun diawali dengan turnamen pramusim untuk Liga 1.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras Menpora. Beliau sangat gigih, pantang menyerah memperjuangkan kompetisi kembali bergulir. Ini harus kita acungi jempol untuk Menpora,”tegas pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi tersebut saat ditemui Ayojakarta di Semarang, Jumat (19/2/2021).

Yoyok yang juga anggota Komisi X DPR RI tersebut mengatakan, turnamen bertajuk Piala Menpora 2021 tersebut menjadi tolok ukur perencanaan dan pelaksanaan sepak bola yang taat pada aturan prokes yang ditekankan Kapolri.

AYO BACA : Hadapi Turnamen Piala Menpora 2021, Dirut PS Sleman Sebut Persiapan Terlalu Mepet

Menurutnya, penegakan prokes memang harus dilakukan semua pihak, termasuk pengelola klub yang akan bertanding dalam Piala Menpora 2021, di dalamnya mematuhi aturan tidak adanya penonton saat turnamen.

“Patuh prokes yang ditekankan Kapolri tersebut memang harus dilaksanakan siapa pun. Ini artinya semua pihak juga harus tertib. Demi Liga 1, demi hiburan sepak bola yang telah dinanti jutaan orang dan demi berputarnya roda perekonomian di lingkup bola,” ujar Yoyok yang juga CEO PSIS Semarang.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini juga menambahkan bahwa aturan protokol kesehatan menjadi suatu hal yang tidak bisa ditawar-menawar karena menyangkut kesehatan semua pegiat sepak bola.

Apabila itu ditegakkan dan berjalan sebagaimana mestinya, Yoyok optimistis Piala Menpora 2021 bisa berjalan sukses dan nantinya kompetisi Liga 1 2021 akan berjalan pada waktu yang telah ditentukan.

“PSSI dan PT LIB (operator liga) telah membuat aturan dan bahkan disimulasikan. Itu harus benar-benar dijalankan. Sekarang juga sudah ada antigen dan GeNose yang harganya lebih terjangkau dari PCR. Itu harus benar-benar dilaksanakan sebelum kegiatan bola dipertandingkan untuk memastikan keamanan sebuah laga,” lanjut pria berusia 42 tahun tersebut.

AYO BACA : Turnamen Pramusim, Menpora Minta Semua Jaga Komitmen dan Ikuti Aturan

Vaksin Atlet

Terakhir, Yoyok Sukawi berharap negara bisa menyediakan vaksin bagi pesepak bola dan atlet cabang olahraga lainnya supaya di semester kedua tahun 2021 kompetisi sepak bola di tingkat nasional bisa berjalan dengan lancar.

“Tentu ada harapan vaksin untuk atlet. Saya dengar Kemenpora juga sudah meminta cabor untuk mendata berapa atlet dan pegiat olahraga lainnya. Kalau itu memang terealisasi, maka di semester kedua tahun 2021 even olahraga bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.

“Di Indonesia tak hanya ada Liga 1, ada juga IBL basket, Proliga Voli dan yang tak kalah penting ada pagelaran PON Papua,” tutup Yoyok Sukawi.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan lampu hijau penyelenggaraan cabor sepak bola di Tanah Air setelah pada musim 2020 tidak ada kompetisi.

Namun, Kapolri menegaskan peraturan ketat pada prokes yang salah satunya tidak boleh dihadiri penonton wajib dilakukan semua klub dan diteruskan ke organisasi suporter.

“Kalau syarat itu bisa dilaksanakan, kita evaluasi secara bertahap sehingga tentunya penyelenggara kegiatan bisa semakin baik.  Tentunya dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen," ujar Listyo Sigit.

AYO BACA : Anggota Komisi X DPR Dukung Rencana Piala Menpora 2021 sebagai Pramusim Kompetisi

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono