Sport

El Clasico La Liga Barcelona vs Madrid: Prediksi, Preview, Hasil, Head to Head, Gol (Liga Spanyol, Sabtu 24 Oktober pukul 21.00 WIB)

Oleh: Admin Kamis 22 Okt 2020, 18:26 WIB
El Clasico La Liga Barcelona vs Madrid: Prediksi, Preview, Hasil, Head to Head, Gol (Liga Spanyol, Sabtu 24 Oktober pukul 21.00 WIB)/ilustras/fcbarcleona.com

TEBET, AYOJAKARTA.COM – El Clasico La Liga, Barcelona vs Real Madrid, akan digelar pada 24 Oktober 2020. Dua seteru abadi di Liga Spanyol itu akan bertanding di Camp Nou pertama kalinya tanpa ditonton pendukung fanatik. Lalu bagaimana prediksi, preview, head to head, peluang gol di pertandingan Sabtu pukul 21.00 WIB?

Dari hasil pertandingan sebelum el Clasico La Liga antara Barcelona vs Real Madrid 24 Oktober digelar, anak asuh Zinedine Zidane punya beban yang lebih berat. Dua kali mereka kalah yakni di ajang Liga Champions melawan Shaktar dengan skor 2-3,dan Liga Spanyol pekan lalu melawan tim promosi Cadiz dengan skor 0-1.

Sementara itu, Lionel Messi dan kawan-kawan meski kalah di Liga Spanyol atas Getafe 0-1 pekan lalu mampu menang melawan klub asal Hungaria, Ferencvaros, dengan skor telak 5-1. Bahkan, dua gol dicetak oleh dua pemain muda Blaugrana yakni Ansu Fati dan Pedri.

Dengan performa dalam sepekan terakhir ini, Barcelona berpeluang memenangkan pertandingan apalagi mereka bermain di Camp Nou meski kali ini tidak ada keriuhan dari para pendukung fanatik klub asal Catalan itu.

PREVIEW

El Clasico kali ini merupakan partai perdana bagi pelatih Barcelona Ronald Koeman dan kemungkinan untuk rekor baru Ansu Fati, pemain muda Barca yang tengah mendapatkan sorotan media karena aksi dan golnya di La Liga.

Barcelona vs Real Madrid pada 21 Oktober 2020 ini menjadi El Clasico pertama di tengah pandemi Covid-19. Barcelona sebagai tuan rumah tidak akan mendapatkan dukungan langsung dari penonton di stadion Camp Nou.

Pertemuan terakhir kedua klub terjadi pada 1 Maret ketika Covid-19 ketika belum terlalu menyebar di daratan Eropa. Real Madrid memenangkan el Clasico melawan Barcelona dengan skor 2-0. Dua gol Los Blancos disumbangkan oleh Vinicius Jr dan Mariano Diaz di hadapan 78 ribu lebih Madridista.

Menghadapi el Clasico Barcelona vs Real Madrid, kedua pelatih dihadapkan pada persoalan beberapa pemain utama yang masih cedera. Di kubu Madrid, Zinedine Zidane belum bisa memastikan apakah Eden Hazard dapat bermain. Begitu juga dengan beberapa pemain seperti Dani Carvajal, Eder Militao dan Alvaro Odriozola yang masih belum pulih dari cedera.

Kabar baik bagi Zidane adalah pulihnya penjaga gawang Thibaut Courtois. Mantan kiper Chelsea itu mengalami cedera ringan saat berlatih bersama tim nasional Belgia. Namun, kini Courtois sudah tiba kembali di Madrid.

Berkebalikan dengan Zidane, pelatih Ronald Koeman justru punya persoalan dengan kiper. Marc-Andre ter Stegen yang menjalani operasi lutut pada Januari diperkirakan baru bisa bermain pada 31 Oktober.

Di lini belakang, Barcelona juga belum tentu bisa memainkan Jordi Alba yang mengalami cedera saat Barcelona melawan Sevilla awal bulan lalu.

Berikut ini 10 fakta yang terkait dengan el Clasico Barcelona vs Real Madrid:

14 Kali Ronald Koeman Tampil di El Clasico

El Clasico 24 Oktober 2020 menjadi duel perdana yang dilakoni Ronald Koeman sebagai pelatih. Namun, dia adalah seorang veteran dari pertarungan dua musuh bebuyutan di Liga Spanyol. Sebagai pemain, Koeman sudah 14 kali tampil membela Barcelona. Dia mencetak lima gol ke gawang Real Madrid, termasuk dua tendangan penalti di pertandingan pertamanya pada Oktober 1989.

Secara keseluruhan, Koeman memiliki rekor 6 kali menang, 3 kali seri, dan 6 kali kalah. Salah satu penampilannya paling menonjol adalah kemenangan Barcelona di final Copa del Rey pada 1990 dan kemenangan telak Barca 5-0 di Camp Nou pada musim 1993/94.

Orang Belanda Kelima

Sebelum Koeman, ada empat pelatih yang senegara dengannya yakni Rinus Michels, Johan Cruyff, Louis van Gaal, dan Frank Rijkaard yang memimpin Barca di el Clasico. Van Gaal menjadi satu-satunya pelatih dengan debut dengan kemenangan melawan Real Madrid.

0 Pertaruan Koeman vs Zidane

Koeman gantung sepatu tepat ketika manajer Real Madrid saat ini, Zinedine Zidane, pertama kali muncul di Juventus. Jadi, mereka tidak pernah bertemu di lapangan sebagai pemain dan ini akan menjadi pertama kalinya mereka berada di bangku pelatih.

9 Pemain Debutan

Tak satu pun dari Neto, Dest, Araujo, Junior Firpo, Pjanić, Matheus Fernandes, Riqui Puig, Pedri atau Trincão yang pernah tampil di el Clásico. Meskipun Neto, Junior Firpo dan Pjanić semuanya memiliki pengalaman bermain melawan Real Madrid sebelumnya dengan mantan klub mereka.

26 Gol Messi ke Gawang Madrid

Tidak ada pemain yang mampu membobol gawang Real Madrid sebanyak Lionel Messi yakni sebanyak 26 gol. Dia bahkan berjarak delapan gol lebih banyak dari rekor sebelumnya yang dibuat oleh Alfredo di Stéfano.

399 Gol Barcelona

FC Barcelona tinggal satu gol dari untuk menggenapkan jumlah gol mereka ke-400 saat melawan rival utama mereka asal Kota Madrid. Akankah hal itu terjadi pada Sabtu dan, jika demikian, siapa yang akan mendapat kehormatan?

Pertama Kali el Clasico Tanpa Pendukung

Pandemi Covid-19 menjadikan el Clasico musim ini yang tidak seperti sebelumnya. Biasanya pertandingan el Clasico membuat stadion menjadi hiruk-pikuk. Tanpa penggemar yang diizinkan masuk, duel kali ini akan menjadi Clásico paling sunyi sepanjang masa.

4 Gol Ansu Fati

Dengan tiga gol di LaLiga dan satu di Liga Champions, bintang muda muda ini adalah pencetak gol terbanyak Barcelona musim ini. Dia juga pencetak gol tersebut dari pemain yang bisa bermain pada Sabtu nanti.  Vinicius adalah pencetak gol terbanyak Madrid dengan dua gol.

96 Kali Menang

Pada 2019, Barcelona mencatatkan rekor seri sepanjang masa melawan Real Madrid dengan masing-masing meraih 96 kemenangan. Sebelumnya, Barcelona tertinggal selama bertahun-tahun. Namun, Los Blancos kembali unggul satu kemenangan pada pertandingan terakhir. Jadi inilah saatnya Blaugrana mengejar ketinggalan.

2 El Clasico Tanpa Gol

Musim lalu, Barcelona gagal mencetak gol di pertandingan melawan Real Madrid, dan itu memang keadaan yang sangat langka. Blaugrana hanya pernah tiga kali berturut-turut tanpa mencetak gol dalam el Clasico yakni dari Maret 1957 hingga Februari 1958.

ANSU FATI

Barcelona vs Real Madrid pada 24 Oktober kemungkinan menjadi partai El Clasico dengan catatan tersendiri bagi seorang Ansu Fati. Pemain muda ini banyak mendapat sorotan dari media massa Spanyol dengan aksinya Bersama Barcelona.

Bernama lengkap Anssumane Fati, striker muda Barcelona ini lahir di Bissau, ibu kota Guinea Bissau, pada 31 Oktober 2002). Keluarga Ansu Fati pindah ke Seville ketika usianya 6 tahun di mana. Di kota itu juga dia memulai karier sepak bola dengan bergabung dengan sebuah klub yunior.

Pada 2012, ketika usianya menginjak 10 tahun, Ansu Fati bergabung dengan tim yunior FC Barcelona. Bersinar di tim muda, pemain yang menggantikan posisi Luis Suarez sebagai striker akhirnya tampil dalam debut bersama tim utama Barcelona mulai musim 2019/20.

Berikut ini beberapa rekor yang dicatatkan oleh Ansu Fati yang bahkan tidak dimiliki oleh seorang Lionel Messi:

1. Debutan LaLiga termuda kedua di Barcelona

25 Agustus 2019

Ansu Fati adalah pemain termuda kedua yang melakukan debut untuk tim utama Barcelona di LaLiga. Saat usianya 16 tahun 298 hari, Ansu Fati masuk menggantikan Carles Pérez pada menit ke-78 saat Barcelona menang 5-2 atas Betis di Camp Nou. Dia berada di bawah Vicente Martínez yang membuat penampilan pertamanya pada usia 16 tahun, 9 bulan, dan 7 hari.

2. Pencetak gol LaLiga termuda Barcelona

31 Agustus 2019

Melawan Osasuna di El Sadar, Ansu Fati menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Barcelona. Dia mencetak gol pertama ketika Barca bermain imbang 2-2 dengan Osasuna. Golnya tercipta dari umpan silang Carles Pérez. Ansu Fati berusia 16 tahun dan 304 hari saat itu.

3. Starter termuda di Camp Nou

14 September 2019

Melawan Valencia, Ansu Fati adalah pemain termuda yang bermain untuk Barcelona di Camp Nou, berusia 16 tahun 318 hari.

4. Pemain termuda yang mencetak gol dan memberikan assist di LaLiga

14 September 2019

Dalam pertandingan yang sama ketika Barcelona menang 5-2 atas Valencia, dalam waktu tujuh menit dia menjadi pemain termuda yang mencetak dan memberikan assist dalam satu pertandingan liga (16 tahun dan 318 hari).

5. Pencetak gol termuda di Camp Nou

14 September 2019

Golnya menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah Camp Nou, baik untuk FC Barcelona atau tim ketika melakukan laga tandang (16 tahun dan 318 hari).

6. Debutan Liga Champions termuda Barcelona

17 September 2019

Ansu Fati adalah pemain termuda yang tampil untuk Barcelona di Liga Champions. Dia memulai debutnya dalam pertandingan melawan Borussia Dortmund pada usia 16 tahun dan 321 hari, dan sebagai pengganti Leo Messi pada menit ke-59.

7. Pemain termuda kedua untuk Spanyol U21

15 Oktober 2019

Performanya di Barcelona membuatnya mendapat tempat di kualifikasi Euro U21 melawan Montenegro. Dia menjadi pemain termuda kedua setelah mantan pemain Barca lainnya, Bojan Krkic, yang membela U-21 Spanyol.

8. Pencetak gol termuda dalam sejarah Liga Champions

10 Desember 2019

Pada pertandingan terakhir Penyisihan Grup, Ansu Fati masuk pada menit ke-85 melawan Internazionale di San Siro. Semenit kemudian, dia mencetak gol kemenangan. Selain memberi Barcelona kemenangan, gol itu menjadikannya pencetak gol termuda dalam kompetisi, pada usia 17 tahun dan 40 hari.

9. Pemain termuda yang mencetak dua gol dalam sejarah liga

2 Februari 2020

Selain mencetak dua gol melawan Levante, dia menjadi pemain termuda yang pernah mencetak dua gol dalam sejarah liga. Di usianya yang baru 17 tahun 94 hari, dia melampaui Juanmi yang pada 2010 mencapai prestasi tersebut dalam usia 17 tahun 115 hari saat bermain untuk Málaga. Juanmi, pemain asal Andalusia, mematahkan rekor mantan pemain Barca, Bojan Krkic, yang mencetak dua gol ke gawang Valladolid pada 2008, di usia 17 tahun 208 hari.

10. Nominasi Golden Boy

Pada 15 Agustus diumumkan bahwa pemain muda Barcelona itu terpilih masuk nominasi untuk penghargaan Golden Boy yang diberikan oleh majalah Italia Tuttosport untuk pemain terbaik di bawah usia 20 tahun.

11. Pemain termuda kedua untuk Spanyol

3 September 2020

Dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Jerman, Luis Enrique memasukkan Ansu Fati pada babak kedua. Satu-satunya debutan yang lebih muda dibandingkan Ansu Fati ketika membela Timnas Spannyol adalah Zubieta, pesepakbola Basque dari awal abad ke-20.

Dia juga bisa menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk Spanyol, seandainya golnya tidak dianulir karena pelanggaran yang dilakukan oleh Sergio Ramos.

12. Pencetak gol termuda bersama tim nasional Spanyol

6 September 2020

Ansu Fati menjadi pencetak gol termuda di tim nasional Spanyol ketieka mencetak gol melawan Ukraina dalam 17 tahun dan 311 hari. Striker muda itu melampaui Errazquin, yang mencetak gol di usia 18 tahun pada tahun 1925.

Reporter Admin
Editor Eries Adlin