TEBET, AYOJAKARTA.COM – Hasil Liverpool vs Arsenal di ajang Carabao Cup harus diakhiri dengan adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak normal. The Gunners akhirnya melaju ke babak perempat final kompetisi yang dulu disebut Piala Liga Inggris setelah unggul lewat tos-tosan dengan skor 4-5 di Anfield.
Hasil kemenangan The Gunner dengan skor 4-5 tersebut salah satunya merupakan kontribusi besar dari kipper Bernd Leno yang melaukan serangkaian penyelamatan bagus selama waktu normal. Dia juga menggagalkan dua tendangan penalti. Sementara itu, gol dari Joe Willock menjadi penentu dalam laga Liverpool vs Arsenal.
Hanya tiga hari setelah pertandingan di Liga Inggris pada Selasa di Anfield, Mikel Arteta membuat delapan perubahan pada timnya untuk pertandingan di Carabao Cup .
“(Langkah itu membuat) kami percaya diri,” tulis laman resmi The Gunners, arsenal.com.
Sekitar tujuh menit waktu berjalan, Arsenal memiliki peluang terbaik untuk mencetak gol saat umpan luar biasa Granit Xhaka membuat Nicolas Pepe bebas di sisi kiri.
Pemain Pantai Gading itu memasuki kotak penalti dan mengirimkan bola untuk Joe Willock. Bola selanjutnya dioper ke Eddie Nketiah tetapi striker itu ragu-ragu melewati Adrian sehingga membuang peluang.
Sebenarnya hanya ada sedikit catatan selama babak pertama, tetapi tepat di paruh waktu Leno dipanggil untuk bertindak untuk menepis sundulan Diogo Jota dan tindak lanjut Takumi Minamino membentur bagian bawah mistar.
Leno menjadi kiper paling sibuk dari dua penjaga gawang di babak kedua, dan dipanggil untuk bertindak tepat pada waktu satu jam untuk mencegah serangan Marko Grujic dan beberapa saat kemudian untuk menepis usaha keras Diogo Jota.
Arsenal bangkit kembali, dan memiliki peluang emas untuk memimpin saat Pepe mengirimkan umpan ke Rob Holding di kotak penalti tetapi Adrian berhasil menghalau sundulan bek tengah itu.
Kedua tim gagal mencetak gol pertandingan putaran keempat Piala Carabao kami di Anfield berakhir melalui adu penalti.
Leno sekali lagi menjadi pahlawan. Dia menggagalkan tentdangan Divock Origi dan kemudian Harry Wilson, sebelum Joe Willock mengubah tendangan penalti yang menentukan untuk mengirim Arsenal lolos.
Daftar Penendang Penalti
Milner (Liverpool) – Gol
Lacazette (Arsenal) - Gol
Wijnaldum (Ilverpool)- Gol
Cedric Arsenal) - Gol
Minamino (Liverpool) - Gol
Elneny Arsenal) - Gagal
Origi (Liverpool) - Gagal
Maitland-Niles Arsenal) - Gol
Jones (Liverpool) - Gol
Pepe (Arsenal) - Gol
Wilson (Liverpool) – Gagal
Willock (Arsenal) - Gol
Jalannya Pertandingan (republika.co.id)
Kiper Arsenal, Bernd Leno, berjasa besar untuk memaksa skor kacamata terpampang tanpa perubahan selama 90 menit lewat tak kurang dari enam penyelamatan sepanjang laga. Lantas dalam adu penalti, Leno juga sukses menggagalkan tendangan Divock Origi dan Harry Wilson, sebelum Joe Willock selaku algojo terakhir Arsenal memastikan kelanjutan langkah The Gunners.
Pertandingan ini menjadi penampilan perdana Harry Wilson bagi Liverpool musim ini, setelah dua musim terakhir lebih banyak menimba ilmu sebagai pemain pinjaman. Ia diplot mendampingi Diogo Jota dan Takumi Minamino di belakang Mohamed Salah.
Marko Grujic memiliki peluang emas untuk meneruskan umpan Diogo Jota menjadi gol pada menit 12. Sayang, sontekannya yang bebas tanpa pengawalan malah menyamping tipis ke sisi kiri gawang Leno.
Ketidakhadiran Wijdnaldum ataupun Naby Keita di lini tengah sangat terasa. Bola-bola terobosan atau tusukan-tusukan yang biasanya mewarnai penampilan Liverpool saat masuk Final Third lawan sulit tercipta dalam laga ini.
Sebaliknya Arsenal yang dikomandoi Granit Xhaka sulit untuk bisa mengembangkan permainan. Nicolas Pepe dan Bukayo Saka selaku ditempel ketat oleh Neco Williams dan Virgil Van Dijk.
Umpan terobosan yang mampu melewati pemain bertahan Liverpool seperti pada pertandingan pekan kemarin di Liga Inggris, tak hadir. Sulit bagi Arsenal membuka celah pada babak pertama, bahkan tak satupun sepakan mengarah gawang yang mampu dilepaskan.
Liverpool hampir membuka skor jika saja sepakan Minamino menyambut bola tepisan Leno hasil sundulan Jota, tak membentur mistar gawang jelang waktu babak pertama berakhir. Skor kacamata menutup paruh pertama.
Leno lagi-lagi menjadi penyelamat bagi Arsenal saat memasuki menit ke-55. Ia mampu menepis sepakan berbahaya Grujic di luar kotak penalti. Tujuh menit berselang, Leno menepis sepakan keras Jota dan sundulan dari Grujic.
Neco Williams melakukan penyelamatan gemilang saat mengintersep bola Edward Nketiah. Jika saja lolos, Liverpool dalam keadaan berbahaya karena tiga pemain Arsenal sudah bebas tanpa pengawalan.
Tak lama berselang giliran Adrian yang melakukan penyelamatan untuk Liverpool. Bermula dari umpan silang Saka, bola disambut Soares lewat sundulan. Beruntung Adrian mampu menjaga kepercayaan di bawah mistar gawang.
Dalam adu penalti, Liverpool sempat berada dalam posisi unggul ketika penendang ketiga Arsenal Mohamed Elneny mendapati tembakannya dijinakkan Adrian. Namun keunggulan itu raib ketika Origi menduplikasi kegagalan Elneny.
Posisi Arsenal berbalik dalam situasi meyakinkan ketika Leno mementahkan tendangan penalti Wilson yang jadi algojo keenam Liverpool. Adrian hampir melakukan hal serupa atas eksekusi Willock yang arahnya sudah ia tebak, tetapi bola menceplos dari bagian bawah badannya dan Arsenal melangkah ke babak perempat final.
Susunan pemain:
Liverpool (4-2-3-1): Adrian; Neco Williams, Rhys William, Virgil Van Dijk (Joe Gomez), James Milner; Marko Grujic, Curtis Jones; Harry Wilson, Takumi Minamino, Diogo Jota (Wijdnaldum); Mohamed Salah (Divock Origi).
Pelatih: Jurgen Klopp
Arsenal (4-3-3): Bernd Leno; Cedric Soares, Rob Holding, Gabriel Magalhaes, Dead Kolasinac; Dani Ceballos (Mohamed Elneny), Joseph Willock, Granit Xhaka; Nicolas Pepe, Bukayo Saka (Maitland-Niles), Eddie Nketiah (Alexandre Lacazette).
Pelatih: Mikel Arteta
PERTANDINGAN SEBELUMNYA
Hasil Liverpool vs Arsenal di babak ketiga Liga Inggris pada Selasa lalu berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan The Reds yang ditandai dengan gol pemain debutan Diogo Jota di kubu tuan rumah. Apakah Mikel Arteta mampu membalas kekalahan itu di pertandingan di ajang Carabao Cup, dulu disebut Piala Liga Inggris yang akan berlangsung pada Jumat dini hari 2 Oktober.
Ya, Liverpool vs Arsenal memang terjadi dua kali dalam waktu empat hari. Pertama, pada Selasa 29 Oktober di babak ketiga Liga Inggris yang berakhir dengan skor 3-1. Gol Liverpool dicetak oleh Sadio Mane, Andy Robertson, dan Diogo Jota. Sementara gol semata wayang Arsenal disumbangkan oleh Alexandre Lacazette. Bagaimana kira-kira hasil pertandingan di Piala Liga Inggris yang disiarkan live oleh Mola TV pada 2 Oktober?
Berikut ini preview, prediksi hasil, perkiraan susunan pemain, catatan gol dan pertandingan, yang Ayojakarta kumpulkan dari berbagai sumber:
Hendo Masih Absen
Kapten Jordan Henderson dipastikan absen pada pertandingan Liverpool vs Arsenal di 16 besar Piala Liga Inggris. Namun, Hendo berpeluang merumput di pertandingan liga Inggris kontra Aston Villa.
Henderson absen saat Livepool menang 7-2 di Carabaop Cup atas Lincoln City dan ketika membungkam Arsenal 3-1 di Liga Inggris setelah pemain berusia 30 tahun mengalami cedera otot ringan dalam kemenangan 2-0 atas Chelsea pada 20 September.
“Jordan, kami akan mengevaluasi ulang pada Jumat setelah pertandingan (Arsenal) ini untuk melihat apakah ia siap untuk pertandingan Aston Villa,” kata asisten pelatih Liverpool Pepijn Lijnders di situs resmi klub yang dikutip Reuters seperti dilansir republikca.co.id.
Lijnders menambahkan bahwa bek tengah Joel Matip, yang absen karena masalah otot, kemungkinan akan kembali setelah jeda internasional bulan depan sedangkan pemain baru Konstantinos Tsimikas belum pulih dari cedera paha.
Sementara itu, gelandang Alex Oxlade-Chamberlain sedang memulihkan diri dari cedera lutut yang dideritanya selama pramusim, menurut pernyataan klub tersebut.
“Kondisi Joel sama dengan apa yang saya katakan pekan lalu, ia akan siap (setelah) jeda internasional dan menggunakan waktu untuk mempersiapkan pertandingan melawan Everton,” kata Lijnders.
Thiago Alcantara Positiv Covid-19
Gelandang Liverpool Thiago Alcantara dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, demikian diumumkan juara Liga Premier 2019/20 itu, Selasa (29 September 2020).
Pemain berusia 29 tahun yang didatangkan dari Bayern Munich itu sebelumnya absen saat Liverpool membekuk Arsenal 3-1 pada pekan ketiga Liga Premier, Senin (28/9) karena cedera.
“Thiago Alcantara telah dites positif Covid-19 dan saat ini sedang mengisolasi diri sesuai dengan pedoman yang berlaku,” kata klub dalam pernyataannya.
“Klub sudah dan akan terus mengikuti semua protokol kesehatan Covid-19 dan Thiago akan tetap mengisolasi diri dalam jangka waktu yang ditentukan.”
Dengan demikian, Thiago dipastikan absen memperkuat The Reds dalam beberapa laga ke depan. Dia bakal kembali melewatkan pertandingan lain melawan Arsenal di Piala Liga Inggris, Kamis, serta saat berhadapan dengan Aston Villa di Liga Premier, Minggu (4/10).
Sebelumnya, Liverpool pada Selasa mengatakan bahwa gelandang mereka Thiago Alcantara akan absen untuk dua pertandingan setelah ia dinyatakan positif Covid -19.
Rekor Pertemuan di Piala Liga Inggris
• 7 Feb 1978 Liverpool v Arsenal2-1
• 14 Feb 1978 Arsenal v Liverpool 0-0
• 01 Des 1981 Arsenal v Liverpool 0-0
• 08 Des 1981 Liverpool v Arsenal 3-0
• 05 Apr 1987 Arsenal v Liverpool 2-1
• 02 Nov 1988 Liverpool v Arsenal 1-1
• 09 Nov 1988 Arsenal v Liverpool 0-0
• 23 Nov 1988 Arsenal v Liverpool 1-2
• 25 Okt 1989 Arsenal v Liverpool 1-0
• 11 Jan 1995 Liverpool v Arsenal 1-0
• 27 Nov 1996 Liverpool v Arsenal 4-2
• 28 Okt 2009 Arsenal v Liverpool 2-1
• 30 Okt 2019 Liverpool v Arsenal 5-5
Namun, Liverpool datang ke babak ini dengan membawa prestasi lebih baik. Di luar hasil pertandingan antarmereka, Liverpool paling sering memenangkan piala dengan delapan kemenangan, termasuk memenangkan empat Piala Liga mereka secara berturut-turut di awal 1980-an. Mereka menyelesaikan dua treble kemenangan trofi, pada 1983-1984 dan 2000-01, memenangkan Piala Liga di kedua tahun ini. Adapun The Gunners baru dua kali yakni 1986-1987 dan 1992-1993.
Dalam Piala Liga Inggris, selain sebagai tim yang meraih kemenangan turnamen terbanyak, Liverpool tercatat sebagai tim dengan penampilan terbanyak (12) di final dan kemenangan turnamen terbanyak (individu): 5. Yakni melalui Ian Rush untuk Liverpool (1981–1984, 1995), penampilan terbanyak: (Individu) (6) melalui Ian Rush untuk Liverpool (1981–1984, 1987, 1995) selain Emile Heskey untuk Leicester City (1997, 1999, 2000), Liverpool (2001, 2003) dan Aston Villa (2010).
Bahkan ‘gelar’ gol terbanyak yang dicetak individu yakni 50 dibuat oleh Geoff Hurst dan Ian Rush. Selain itu, Liverpool juga menjadi salah satu tim yang meraih kemenangan terbesar 10-0 atas Fulham, leg pertama babak kedua, 23 September 1986 .
"Liverpool adalah klub dengan sejarah yang besar, besar, dan semua klub di dunia memiliki sejarah yang besar jika saat ini tidak terlalu sukses. Jika Anda tidak pernah sukses, maka tidak ada yang tahu bagaimana itu, tetapi di Liverpool, semua orang tahu bagaimana itu," ujar Jurgen Klopp di brainyquote.com.
Kini, Mikel Arteta dirinya dihadapkan pada pekerjaan berat. Selain membenahi kemampuan pemainnya, juga harus membangun motivasi baru setelah kekalahan telak 3-1 awal pekan ini di Anfield. Ini mengutip pada pernyataan terdahulu Arteta.
“Kami harus memaksimalkan kekuatan kami, yang kami miliki banyak, dan pada saat itu saya tidak percaya bahwa kami melakukan itu. Kami memiliki potensi yang sangat besar, kami tidak memiliki batasan, itu tergantung pada kami bukan lawan atau klub lain. Itu tergantung pada statistik kita dan itu adalah sesuatu yang perlu diubah, jadi itulah yang saya dorong sepanjang waktu, untuk melakukan itu.”
Prediksi Susunan Pemain
Liverpool:
Alisson; Alexander-Arnold, Gomez, Van Dijk, Robertson; Thiago, Fabinho, Wijnaldum; Salah, Firmino, Mane
Arsenal:
Leno; Holding, Gabriel, Tierney; Bellerin, Ceballos, Xhaka, Saka; Willian, Lacazette, Aubameyang.