Sport

Padatnya Kejuaraan di 2021 Akibat Pandemi, PBSI Ungkap Prioritas di 5 Kejuaraan Ini!

Oleh: Admin Rabu 30 Sep 2020, 18:44 WIB
Susy Susanti/ instagram

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Tahun 2021 akan menjadi tahun yang sangat sibuk bagi kejuaraan bulu tangkis. Pasalnya, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah menunda beberapa kejuaraan di tahun 2020 ke tahun 2021 akibat pandemi Covid-19.

Beberapa yang ditunda yaitu Piala Thomas & Uber dan turnamen seri Asia yang terdiri dari turnamen Asia Open I, Asia Open II dan World Tour Finals. Seperti yang telah diumumkan International Olympic Committee (IOC), penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 diundur ke pertengahan tahun 2021. 

Di kalender BWF juga tertera dua kejuaraan penting di tahun 2021 yaitu Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia (WBC). Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund, mengatakan bukan tidak mungkin untuk menyelenggarakan major events tersebut di tahun 2021. 

Bisanya Piala Thomas & Uber dimainkan di tahun genap, sedangkan Piala Sudirman di tahun ganjil. Kejuaraan Dunia juga biasanya tidak dimainkan di tahun penyelenggaraan olimpiade, namun karena tahun ini olimpiade diundur, maka jadwal kejuaraan dunia tahun depan tetap ada. 

"Ini merupakan tantangan buat kami, tapi kami yakin bahwa semuanya mungkin. Kami akan mengatur ulang jadwal dan kalender kejuaraan tahun depan untuk membuat event-event ini bisa dilangsungkan," ujar Lund dalam konferensi pers virtual. 

AYO BACA : Federasi Bulu Tangkis Dunia Ungkap Sulitnya Menggelar Turnamen Saat Pandemi

"Kami tidak bisa menjanjikan apapun di tahun 2021, meskipun sudah banyak prediksi seperti adanya vaksin, bagaimana dunia akan berjalan normal kembali di 2021, inilah yang kami monitor terus sehingga kami bisa merencanakan berbagai skenario dan pilihan untuk menyelenggarakan turnamen sesegera mungkin," jelas Lund. 

Sementara itu, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengantisipasi padatnya kalender kejuaraan di tahun 2021, dengan menentukan apa saja yang menjadi goal utama. Penerapan skala prioritas juga berlaku dalam pengiriman pemain ke turnamen. 

"Banyak turnamen yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan di tahun 2020 dan kami menghargai keputusan BWF karena pertimbangan utama pasti kesehatan dan keselamatan atlet," kata Susy Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI dalam keterangan resminya, Rabu (30/9/2020).

"Antisipasi dari PBSI adalah pengaturan penetapan target dan pengiriman pemain, mana saja yang harus diutamakan. Terutama mereka yang masih butuh poin ke olimpiade, tentu akan beda dengan mereka yang sudah amankan ke olimpiade, seperti Kevin (Sanjaya Sukamuljo)/Marcus (Fernaldi Gideon), misalnya," lanjutnya. 

Susy juga mengatakan bahwa para atlet pun harus mengantisipasi padatnya jadwal pertandingan di tahun depan dengan menjaga kondisi dan mempersiapkan diri sebaik mungkin khususnya jelang turnamen-turnamen penting di tahun 2021. 

Dia pun membeberkan beberapa kejuaraan yang menjadi prioritas utama PBSI. Jika diurutkan, kata Susy, prioritas utama PBSI adalah olimpiade, Piala Thomas & Uber, Piala Sudirman, Kejuaraan Dunia, dan All England.

AYO BACA : Indonesia Absen Di Denmark Open, Hendra Setiawan: Tahun Ini Kami Belum Berani

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati