JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Dunia bulu tangkis Indonesia kehilangan salah satu atlet terbaiknya. Spesialis ganda campuran, Tontowi Ahmad resmi mengumumkan gantung raket dari bulu tangkis profesional.
Selama membela timnas Indonesia, Tontowi menorehkan tinta emas, baik di kejuaraan nasional maupun di kancah internasional. Owi, sapaan karib Tontowi, melejit menjadi salah satu andalan Indonesia di sektor ganda campuran.
AYO BACA : Tontowi Ahmad Resmi Gantung Raket
Puncak karier pebulutangkis asal Banyumas, Jawa Tengah ini saat berpasangan dengan Liliyana “Butet” Natsir pada tahun 2018. Pasangan Owi-Butet mencatatkan sebagai pebulutangkis nomor 1 dunia pada daftar pebulutangkis yang dirilis Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) per 3 Mei 2018.
Sebelum menduduki peringkat satu dunia, Owi-Butet menorehkan tinta emas di event mayor saat meraih medali emas Olimpiade Rio 2016, tiga gelar All England, serta satu kejuaraan dunia.
AYO BACA : Pahlawan Piala Uber 1975 Tati Sumirah Tutup Usia
Pada Senin (18/5/2020), dunia juga akan mencatat. Salah satu atlet terbaik bulu tangkis Indonesia, asal Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memutuskan pensiun.
Kabar pensiunnya atlet kelahiran 18 Juli 1987 tersebut disambut tanda pagar (tagar) #TerimaKasihOwi yang trending di Twitter. Pecinta bulu tangkis Indonesia dari berbagai kalangan mengucapkan terima kasih atas prestasi dan dedikasi membela Merah Putih.
“Selamat pensiun, Bang Owi..Benar, semua atlet rasanya ingin pensiun di puncak tertinggi, tp tidak ada yang salah jika dr terus berusaha dan berjuang memberikan yg terbaik..You do make us proud over and over again, that won’t be changed, Bang Owi..Sukses selalu!! #TerimaKasihOwi,” tulis akun @badmintoneropa.
Lalu @nandaa319 menuliskan, “Happy retierement, bang Owi. Terima kasih atas medali emas olimpiade dan dedikasinya kepada bulutangkis Indonesia, masih inget dulu bolos sekolah demi nonton owi/butet di final og rio. Semoga sukses selalu di kehidupan selanjutnya! #TerimaKasihOwi.”
AYO BACA : Fitriani Tidak Masuk Line-up All England 2020, Ini Alasan PBSI