JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kematian di Amerika Serikat akibat Covid-19 mencapai 25.300 orang pada Selasa (14/4/2020). Angka ini dua kali lipat dalam satu pekan. Amerika Serikat, dengan populasi terbesar ketiga di dunia, melewati angka tertinggi untuk kedua kalinya pada Selasa dengan lebih dari 600.000 kasus yang dilaporkan atau tiga kali lebih banyak dari negara lain.
Pada Senin, Amerika Serikat melaporkan sekitar 1.500 kematian baru, jauh di bawah hitungan pekan lalu sekitar 2.000 kematian setiap 24 jam, menurut hitungan Reuters. Kematian di AS meningkat sekitar 1.700 pada Selasa dengan beberapa negara bagian belum melaporkan.
Dampak pandemi corona juga berimbas pada ekonomi Negeri Paman Sam tersebut. Untuk memulihkan ekonomi, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggandeng Komisaris NBA Adam Silver, pemilik Dallas Mavericks yang juga seorang pengusaha Mark Cuban, bersama 120 pengusaha AS lainnya.
AYO BACA : Masa Karantina Italia Diperpanjang, Serie Makin Tidak Jelas
Presiden Trump baru-baru ini meminta Adam Silver dan komisioner olahraga lainnya untuk menggelar kembali liga. Ini agar dapat membantu memulai kembali kebangkitan ekonomi, tetapi pertama-tama kondisi kesehatan masyarakat harus lebih jelas dulu.
Hingga kini kompetisi NBA sedang mencari ahli kesehatan untuk panduan kapan dan bagaimana bisa memulai kembali liga.
Trump juga mengatakan, ia akan berbicara dengan pemilik, seperti Robert Kraft (Patriots) NFL dan Jerry Jones (Cowboys). Keduanya adalah pendukung publik presiden.
AYO BACA : Formula E Kolaborasi dengan UNICEF Bantu Anak-anak Terdampak Covid-19
Trump kemudian berbicara tentang menemukan solusi sementara sampai semuanya dapat kembali ke sesuatu yang menyerupai normal.
"Kami tidak akan merobek setiap kursi lain di stadion bisbol dan stadion sepak bola," kata Trump saat membahas bagaimana membuat orang kembali bekerja dan acara olahraga.
NBA memiliki skenario untuk langsung menggelar babak playoff dan mencari juara dalam laga yang dipusatkan di Las Vegas atau di tempat lain. Namun, perlu ada lebih banyak pengujian yang akurat untuk virus corona, ditambah sejumlah tantangan logistik lainnya yang perlu dipenuhi.
Timeline itu harus menyertakan cukup waktu latihan bagi pemain NBA sehingga staf pelatihan dapat membuat pemain kembali ke bentuk permainan untuk menghindari cedera.