Sport

Pembalap Cidera, Indonesia Terancam Kehilangan Peluang Rebut Medali

Oleh: Admin Minggu 01 Des 2019, 18:04 WIB
Balap Sepeda Down Hill (Antara)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tim balap sepeda Indonesia terancam kehilangan peluang merebut medali emas dari nomor down hill (DH) SEA Games 2019 setelah pembalap andalan Tiara Andini Prastika mengalami cedera saat menjalani latihan kejuaraan dua tahunan itu.

"Ya, Tiara cedera jari kelingking tangan kirinya. Dokter sempat melarang untuk turun, tapi akhirnya mengizinkan," kata manajer tim balap sepeda Indonesia Budi Saputra di Tagaytay, Filipina, Minggu (1/12/2019).

Kondisi ini jelas membuat manajemen timnas balap sepeda was-was mengingat Tiara Andini Prastika itu menjadi ujung tombak untuk meraih hasil terbaik pada multi event terbesar di Asia Tenggara itu.

Meski demikian, Budi mengaku terus memantau perkembangan Tiara. Jika pembalap asal Semarang itu siap bisa dipastikan bakal menuruni lintasan balap yang berada di Tatlong Bungo, Batangas, Filipina, Senin (2/12/2019).

"Dokter kita bawa sendiri. Jadi kami bisa melihat setiap saat kondisi Tiara. Tinggal kemauan Tiara saja. Kalau mau turun ya jalan," kata pria asal Purwokerto, Jawa Tengah itu.

Pada nomor DH ini, Indonesia juga berharap emas dari sektor putra yang menurunkan pembalap senior Popo Ario Sejati dan pembalap muda Andy Prayoga. Duet senior junior ini diharapkan mampu membuat kejutan di negeri Presiden Rodrigo Duterte itu.

"Meski masih muda, Andy Prayoga ini juara nasional. Ini memang rencana kami untuk memaksimalkan pebalap muda. Begitu juga di sektor putri yang ada nama Ayu Triya Andriana," kata Budi menjelaskan.

Balap sepeda pada SEA Games 2019 berkekuatan 19 pebalap yang turun di 11 nomor. Pada kejuaraan ini ditargetkan jajaran manajemen menargetkan tiga medali emas meski NOC Indonesia hanya berharap dua emas.

Setelah gagal di cross country, peluang ada di nomor DH dan BMX putra. Namun, manajemen timnas berharap disiplin road race baik nomor Individual Time Trial (ITT), Team Time Trial (TTT) dan individual road race putra dan putri diharapkan mampu membuat kejutan.

 

Reporter Admin
Editor Lopi Kasim