JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Etape VII Tour de Singkarak 2019 yang melintasi Kayu Aro-Dermaga Danau Kerinci hanya menyisakan sebanyak 75 pembalap, Jumat (8/11/2019).
Jumlah itu berkurang cukup drastis dari 108 pembalap yang berpartisipasi pada awal balapan etape I Tour de Singkarak, 2 November 2019 lalu.
Terakhir pada etape VI, dari 84 pembalap, satu orang urung mengikuti balapan. Sementara delapan orang pembalap akhirnya "menyerah" di tengah balapan dan tidak melanjutkan hingga finish. Mereka kemudian tidak bisa berpartisipasi pada etape VII.
Kemungkinan, banyaknya pembalap yang "tumbang" pada etape VI itu karena faktor kelelahan. Sejak etape IV, mereka harus menguras tenaga menundukkan lintasan super panjang, melebihi 200 kilometer.
Pembalap Indonesia pemegang red and white jersey, Agung Sahbana usai finish etape VI mengatakan proses pemulihan stamina pembalap agak terkendala karena harus mengikuti etape panjang berturut-turut.
AYO BACA : 95 Pembalap Hadapi Rintangan Berbeda di Etape II Tour de Singkarak 2019
Seharusnya, kata dia, etape panjang bisa diselingi etape sedang atau pendek sehingga tidak terlalu menguras tenaga dan proses pemulihan berjalan baik.
Tour de Singkarak masih menyisakan satu etape super panjang lagi yaitu etape VIII sejauh 212,9 kilometer dilanjutkan etape IX sepanjang 107,7 kilometer.
Sisa etape Tour de Singkarak merupakan jalur baru yang sebelumnya belum pernah dilintasi tahun sebelumnya.
Jalur itu melewati Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Jambi yang menawarkan pemandangan permadani hijau kebun teh yang luar biasa.
Kemudian jalur melewati Kawasan Wisata Mandeh yang memiliki pemandangan laut dan gugus pulau kecil yang menawan.
AYO BACA : Melintasi 2 Provinsi, Tour de Singkarak Lewati Rute Sepanjang 1.363 Kilometer